Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Calon Guru Matematika dalam Menyelesaikan Masalah Geometri ditinjau dari Gaya Kognitif

1 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Mataram
Link Copied!

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi utama yang perlu dimiliki oleh mahasiswa calon guru matematika, terutama dalam konteks penyelesaian masalah geometri yang memerlukan penalaran logis serta pemahaman konsep yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan masalah geometri ditinjau dari perbedaan gaya kognitif, yaitu field-independent (FI) dan field-dependent (FD). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus eksploratif. Subjek penelitian terdiri dari empat mahasiswa yang telah diklasifikasikan berdasarkan hasil tes Group Embedded Figures Test (GEFT), yakni dua mahasiswa dengan gaya kognitif FI dan dua dengan gaya FD. Instrumen yang digunakan meliputi soal pemecahan masalah geometri serta pedoman wawancara semi-terstruktur. Teknik analisis data dilakukan melalui triangulasi antara data hasil tes dan wawancara dengan mengacu pada enam indikator berpikir kritis menurut Facione. Kami menemukan bahwa mahasiswa dengan gaya kognitif FI memperlihatkan kemampuan berpikir kritis yang lebih menonjol, khususnya dalam aspek interpretation, inference, dan evaluation. Mereka mampu menyusun argumen secara mandiri dan menunjukkan refleksi terhadap strategi penyelesaian yang digunakan. Sebaliknya, mahasiswa bergaya FD cenderung menyusun pembuktian secara prosedural dan intuitif, tetapi lemah dalam penjabaran konsep secara formal serta kurang melakukan evaluasi terhadap proses penyelesaiannya. Hasil ini menunjukkan bahwa gaya kognitif berpengaruh terhadap kualitas berpikir kritis mahasiswa dalam konteks pembuktian geometri. Oleh karena itu, disarankan agar proses pembelajaran disusun secara adaptif dan mempertimbangkan variasi gaya kognitif guna mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis secara optimal pada mahasiswa calon guru matematika.

Samudra, D. A., Mahfudy, S., & Negara, H. R. P. (2025). Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Calon Guru Matematika dalam Menyelesaikan Masalah Geometri ditinjau dari Gaya Kognitif. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 5(2), 522–540. https://doi.org/10.51574/kognitif.v5i2.3260

Downloads

Download data is not yet available.
  1. Arsanti, M., Zulaeha, I., Subiyantoro, S., & Haryati, N. (2021). Tuntutan Kompetensi 4C Abad 21 dalam Pendidikan di Perguruan Tinggi untuk Menghadapi Era Society 5.0. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES, 319–324. http://pps.unnes.ac.id/prodi/prosiding-pascasarjana-unnes/
  2. Ayersman, D. J. (1995). Review of the Handbook of individual differences, learning, and instruction. Journal of School Psychology, 33(3), 265–268. https://doi.org/10.1016/0022-4405(95)00013-C
  3. Baiduri. (2015). Gaya Kognitif dan Hasil Belajar Matematika Siswa Field Dependence-Independence. Jurnal Aksioma, 1–9.
  4. Baxter, P., & Jack, S. (2015). Qualitative Case Study Methodology: Study Design and Implementation for Novice Researchers. The Qualitative Report, January 2010. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2008.1573
  5. Budiman, H. (2015). Analisis Kemampuan Berpikir Geometri Mahasiswa Pendidikan Matematika. Prisma, 4(8), 28–40.
  6. Das, J. (2025). BUILDING 21 ST CENTURY SKILLS : FOSTERING AND ASSESSING STUDENTS. 13(3), 794–798.
  7. Ennis, R. (2011). The Nature of Critical Thinking. Informal Logic, 6(2), 1–8. https://doi.org/10.22329/il.v6i2.2729
  8. Facione, P. (2015). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. https://www.researchgate.net/publication/251303244
  9. Facione, P. A. (1990). Critical Thinking : A Statement of Expert Consensus for Purposes of Educational Assessment and Instruction Executive Summary “ The Delphi Report. The California Academic Press, 423(c), 1–19. http://www.insightassessment.com/pdf_files/DEXadobe.PDF
  10. Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.
  11. Hidayatullah, N., Gunada, I. W., & Zuhdi, M. (2024). The Influence of Cognitive Style on Students ’ Critical Thinking Skills in Physics Material. 3(2), 123–126. https://doi.org/10.56566/amplitudo.v3i2.244
  12. Jean Piaget, B. I. (1972). THE PSYCHOLOGY OF the child. 1–221. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
  13. Lailiyah, S. (2020). Profil Berpikir Kritis Calon Guru Matematika Dalam Pembuktian Teorema Geometri. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(1). https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i1.2668
  14. Matthew B. Miles, M. H. (1994). -Qualitative Data Analysis_ An expanded Sourcebook 2nd Edition. SAGE Publication.
  15. Mirza, A., Fitriawan, D., R, Z., & Nursangaji, A. (2022). Prospective mathematics teachers’ understanding of proof in mathematics for high school. Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika, 13(1), 1–11. https://doi.org/10.24042/ajpm.v13i1.10089
  16. Nunuk Suryanti. (2016). PENGARUH GAYA KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 1. 1–23.
  17. Nurmanita, N., Siagian, P., & Sitompul, P. (2019). Development of Learning Device through Problem Based Learning Model Assisted by Geogebra to Improve Students’ Critical Mathematical Thinking Ability. Journal of Mathematical Sciences and Applications, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.12691/jmsa-7-1-1
  18. Pratama, F. W. (2023). Profil Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Matematika dalam Menyelesaikan Soal Geometri Datar. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 1946–1962. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i2.1717
  19. Rahayu, G., Kurniati, D., Jatmiko, D. D. H., Lestari, N. D. S., & Ambarwati, R. (2022). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Smp Dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Bentuk Aljabar Ditinjau Dari Gaya Kognitif Reflektif Dan Impulsif. Jurnal Edukasi Dan Sains Matematika (JES-MAT), 8(2), 207–216. https://doi.org/10.25134/jes-mat.v8i2.6372
  20. Rejeki, S., Riyadi, & Siswanto. (2021). Students’ Critical Thinking Skill in Solving Geometry Problems Viewed from Their Emotional Intelligence. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1796(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1796/1/012012
  21. Rifqiyana, L., Masrukan, M., & Susilo, B. E. (2016). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas Viii Dengan Pembelajaran Model 4K Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa. Unnes Journal of Mathematics Education, 5(1). https://doi.org/10.15294/ujme.v5i1.8608
  22. Usodo, B. (2011). Profil Intuisi Mahasiswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Dependent DAN FIELD INDEPENDEN. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika UNS 2011, 95–172. https://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/31976186/JURNAL_KUALITATIF.PDF?response-content-disposition=inline%3B filename%3DJURNAL_KUALITATIF.pdf&X-Amz-Algorithm=AWS4-HMAC-SHA256&X-Amz-Credential=AKIAIWOWYYGZ2Y53UL3A%2F20200219%2Fus-east-1%2Fs3%2Faws
  23. Winarso, W., & Dewi, W. Y. (2017). Berpikir kritis siswa ditinjau dari gaya kognitif visualizer dan verbalizer dalam menyelesaikan masalah geometri. Beta: Jurnal Tadris Matematika, 10(2), 117–133. https://doi.org/10.20414/betajtm.v10i2.109
  24. Witkin 1997. (2021). Universidad Militar Nueva Granada. Vásquez. Plugin en Moodle para Reconocimiento de Estilos de Aprendizaje (GEFT). 1–32.
  25. Yaniawati, P., Maat, S. M., Supianti, I. I., & Fisher, D. (2022). European Journal of Educational Research. European Journal of Educational Research, 11(1), 69–81. https://pdf.eu-jer.com/EU-JER_9_1_395.pdf

Most read articles by the same author(s)

Dimension Badge
Crossmark Badge
Section
Articles