ANALISIS FAKTOR PENYEBAB DAN SOLUSI ANAK PUTUS SEKOLAH

Authors

  • Nabila Lukman Universitas Islam Ahmad Dahlan
  • Prima Mytra Universitas Islam Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.51574/hybrid.v4i1.4546

Keywords:

Anak putus sekolah, penyebab, solusi pendidikan

Abstract

Anak putus sekolah menjadi permasalahan yang masih menjadi tantangan besar di banyak tempat, terutama di negara berkembang. Kejadian ini dipengaruhi oleh beragam faktor yang saling berhubungan, termasuk faktor ekonomi, situasi keluarga, kondisi sosial, serta faktor internal dari diri anak itu sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi penyebab anak tidak sekolah serta merumuskan berbagai solusi yang bisa diterapkan oleh pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat luas. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis beragam jurnal, laporan penelitian, dan dokumen terkait yang relevan. Temuan studi menunjukkan bahwa kemiskinan, kurangnya kesadaran orang tua tentang pendidikan, lingkungan sosial yang tidak mendukung, dan rendahnya motivasi belajar merupakan penyebab utama anak tidak melanjutkan sekolah. Solusi yang direkomendasikan meliputi perbaikan kebijakan pendidikan, peningkatan peran orang tua, dukungan psikososial, serta pengembangan program pendidikan alternatif.

References

Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Pendidikan Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2023). Profil Kemiskinan di Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Djamarah, S. B. (2018). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Profil Pendidikan Indonesia. Jakarta: Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Pendidikan Kesetaraan sebagai Alternatif Penuntasan Putus Sekolah. Jakarta: Kemendikbud.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.

Mulyasa, E. (2017). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Santrock, J. W. (2017). Life-Span Development. New York: McGraw-Hill Education.

Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryadi, A. (2019). Pendidikan, Investasi SDM, dan Pembangunan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyanto, B. (2016). Masalah Sosial Anak. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Tilaar, H. A. R. (2012). Kebijakan Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic Development. New York: Pearson Education.

UNESCO. (2018). Education for Sustainable Development Goals: Learning Objectives. Paris: UNESCO Publishing.

UNESCO. (2020). Global Education Monitoring Report. Paris: UNESCO.

UNICEF. (2020). Ending Child Poverty: A Global Agenda. New York: UNICEF.

UNICEF. (2021). Education and Adolescents: Policy Guidance. New York: UNICEF.

World Bank. (2018). World Development Report: Learning to Realize Education’s Promise. Washington, DC: World Bank.

World Bank. (2020). Poverty and Shared Prosperity Report. Washington, DC: World Bank.

Yusuf, S. (2016). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Lukman, N., & Mytra, P. (2025). ANALISIS FAKTOR PENYEBAB DAN SOLUSI ANAK PUTUS SEKOLAH. Hybrid: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sains, 4(1), 20–24. https://doi.org/10.51574/hybrid.v4i1.4546