DIMENSI SOSIAL DALAM CERPEN CEMARA KARYA HAMSAD RANGKUTI: TEORI IAN WATT
SOCIAL DIMENSION IN THE SHORT STORY CEMARA BY HAMSAD RANGKUTI: IAN WATT THEORY
https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i3.5126
Keywords:
sosiologi sastra, Ian Watt, social dimensions, shot storyAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi sosial dalam cerpen Cemara menggunakan pendekatan sosiologi sastra Ian Watt. Fokus kajian meliputi konteks sosial pengarang, karya sebagai cermin masyarakat, dan fungsi sosial sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis teks. Data berupa kutipan narasi dan dialog per adegan dalam cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Cemara merepresentasikan realitas sosial berupa kemiskinan, solidaritas keluarga, serta konflik sosial yang dialami masyarakat. Analisis tokoh memperlihatkan bahwa setiap karakter memiliki fungsi sosial yang mencerminkan struktur masyarakat. Selain itu, cerpen ini memiliki fungsi sosial yang kompleks, yaitu sebagai media edukasi, kritik sosial, refleksi, dan kontrol sosial. Dengan demikian, pendekatan sosiologi sastra Ian Watt efektif dalam mengungkap keterkaitan antara karya sastra dan realitas sosial.
Downloads
References
Damono, D.S. (2020). Sosiologi sastra. Jakarta: Gramedia.
Faruk. (2017). Pengantar sosiologi sastra. Jakarta: Gramedia
Firmansyah, D. (2021). Kritik social dalam cerpen Indonesia. Jurnal Poetika, 9(2), 98-110
Hidayat, A. (2024). Konflik sosial dalam sastra. Jurnal Humaniora, 36(1), 1-12
Ian Watt. (1957). The rise of the novel. London: Chatto & Windus.
Indiani, D., & Andriyani., N. (2024). Semiotika sastra. Sajak 3(1), 11-21
Kurniawan, H. (2020). Relasi individu dan masyarakat. Jurnal Sastra Indonesia 13(1), 15-27
Masroora, H. N., et al. (2024). Nilai budaya dalam sastra. Jurnal Jentera, 13(2), 218-237
Nazari, F., & Shomary, S. (2024). Stilitika sastra. Sajak, 3(1), 22-33
Nuris, N. D., et al. (2024). Transformasi sosial. Jurnal Sosiologi. 26(2), 115-132
Praseyto, B. (2023). Fungsi edukatif sastra. Bahasa dan Seni, 49(2), 200-212
Pratama, R., et al. (2022). Dialog dalam cerpen. Bahasa dan Seni, 50(1), 67-80
Rahma, N. N., et al. (2025). Sastra digital. Jurnal Sastra Indonesia, 14(3), 246-255
Ratna, N. Y. (2015). Teori penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Sari, D., & Lestari, R. (2023). Ketimpangan sosial dalam sastra. Poetika, 11(2), 145-158
Setiawan, A. (2022). Sastra sebagai refleksi sosial. Litera, 21(1), 67-80
Suharto, E. (2020). Representasi kemiskinan. Humaniora, 32(2), 120-130
Wibowo, S. (2021). Peran sastra dalam kesadaran sosial. Lingua, 19(1), 45-56
Wiyatmi. (2013). Sosiologi sastra. Yogyakarta: Kanwa
Yuliana, S. (2024). Dinamika Konflik sosial. Humaniora, 36(1), 1-12



