Eksplorasi Konsep Matematika pada Ornamen Tulak Somba di Rumah Adat (Tongkonan) Toraja

1 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia Toraja
Link Copied!

Tana Toraja merupakan salah satu daerah yang juga sangat kental dengan budayanya. Budaya tersebut banyak ditemukan unsur-unsur matematika. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menyelidiki konsep matematika yang terdapat dalam ornamen Tulak Somba di rumah adat (Tongkonan) Toraja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian etnografis dengan pendekatan penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara, sedangkan data sekunder dari hasil observasi, dokumentasi, dan penelitian terlebih dahulu yang relevan. Metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan konsep matematika yang terdapat dalam ornament Tulak Somba pada Rumah Tongkonan Toraja pada kativitas etnomatematika yaitu: 1) Aktivitas membilang atau menghitung (counting) berkaitan dengan konsep bilangan genap, yakni terkait jumlah kerbau yang dikorbankan pada saat upacara pemakaman di Toraja khususnya di lembang Sillanan. 2) Aktifitas mengukur (measuring) berhubungan dengan konsep sudut, yakni terkait dengan sudut kemiringan atap atau longa yang ditopang oleh Tulak Somba. 3) Aktivitas menentukan arah dan lokasi (locating) yakni terkait arah pemasangan motif tanduk kerbau (utara dan selatan). Hadirnya etnomatematika di masa depan bisa meningkatkan atau mengembangkan pelajaran berkaitan dengan bangunan Rumah Adat (Tongkonan) tujuannya agar lebih spesifik atau berkembangnya konsep matematika yang sudah diketahui.

Palayukan, H., & Lasarus, M. (2023). Eksplorasi Konsep Matematika pada Ornamen Tulak Somba di Rumah Adat (Tongkonan) Toraja. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 3(2), 194–206. https://doi.org/10.51574/kognitif.v3i2.1192

Downloads

Download data is not yet available.
  1. Bishop, J. A. (1994). Cultural conflicts in the mathematics education of indigenous people. Clyton, Viktoria: Monash University.
  2. Cornelius, M. (1982). Teaching Mathematics. ERIC.
  3. Erra, E.-T. (n.d.). KAJIAN ETNOMATEMATIKA PADA RUMAH ADAT TONGKONAN DI TORAJA, SULAWESI SELATAN DAN PENGGUNAAN KONTEKS RUMAH ADAT TONGKONAN UNTUK MEMBELAJARKAN MATERI PERBANDINGAN DI KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA.
  4. Fathani, A. H. (2009). Matematika hakikat dan logika. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
  5. Jainuddin, J., Silalong, E. S., & Syamsuddin, A. (2020). Eksplorasi Etnomatematika pada Ukiran Toraja. Delta-Pi: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 9(2). DOI: https://doi.org/10.33387/dpi.v9i2.2273
  6. Mahmud, D. (2018). Psikologi Suatu Pengantar (Maya, ed.). Yogyakarta, Indonesia: Andi, BPFE.
  7. Noto, M. S., Firmasari, S., & Fatchurrohman, M. (2018). Etnomatematika pada sumur purbakala Desa Kaliwadas Cirebon dan kaitannya dengan pembelajaran matematika di sekolah. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 5(2), 201–210. DOI: https://doi.org/10.21831/jrpm.v5i2.15714
  8. Panglipur, I., Palayukan, H., & Dewanti, L. (2024). PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN MEDIA KOMIK LINET (LITERASI, NUMERASI, ETNOMATEMATIKA) PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS. At-Ta'lim: Jurnal Pendidikan, 10(1), 45-53.
  9. Palayukan, H., Purwanto, P., Subanji, S., & Sisworo, S. (2020, April). Student’s semiotics in solving problems geometric diagram viewed from peirce perspective. In AIP Conference Proceedings (Vol. 2215, No. 1). AIP Publishing. DOI: https://doi.org/10.1063/5.0000719
  10. Palayukan, H., Rahmi, S., Murniasih, T. R., & Panglipur, I. (2023). Peningkatan Hasil Belajar dengan Quizizz Paper Mode dalam Pembelajaran Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). At-Ta'lim: Jurnal Pendidikan, 9(2), 204-215.
  11. Pinxten, R. (1994). Ethnomathematics and its practice. For the Learning of Mathematics, 14(2), 23–25.
  12. Rahmawati, Y. (2012). Pengenalan Budaya Melalui Bercerita untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 1(1). DOI: https://doi.org/10.21831/jpa.v1i1.2908
  13. Suraida, S., Supandi, S., & Prasetyowati, D. (2019). Etnomatematika pada perhitungan weton dalam tradisi pernikahan Jawa. Imajiner: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 1(5), 172–176. DOI: https://doi.org/10.26877/imajiner.v1i5.4464
  14. Suranto, Y. (2012). Identifikasi Kayu Arkeologis Komponen Tongkonan Situs Buntu Pune Di Tana Toraja Dalam Kerangka Konservasi Dan Pemugaran Cagar Budaya Berbahan Kayu. Borobudur, 6(1), 17–24. DOI: https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v6i1.94
  15. Tandililing, P. (2015). Etnomatematika Toraja (Eksplorasi Geometris Budaya Toraja). Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pembelajarannya, 1(1).
  16. Ulum, B. (2018). Etnomatematika pasuruan: Eksplorasi geometri untuk sekolah dasar pada motif batik Pasedahan Suropati. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 4(2), 686–696. DOI: https://doi.org/10.26740/jrpd.v4n2.p686-696
  17. Zayyadi, M. (2018). Eksplorasi etnomatematika pada batik madura. Sigma, 2(2), 36–40.
Dimension Badge

Downloads

Downloads
Crossmark Badge
Section
Original Research Articles