Eksplorasi Etnomatematika pada Konsep Segitiga dalam Rumah Adat Bugis-Makassar

1 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Patompo
2 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar
Link Copied!

Tuntutan kurikulum dan unsur budaya dalam kurikulum Merdeka Belajar menjadi suatu hal penting yang dapat menyadarkan siswa akan jati dirinya dan kaitannya dengan hal yang sedang mereka pelajari.. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi etnomatematika konsep segitiga dalam rumat adat Bugis-Makassar. Teknik pengumpulan data dengan triangulasi metode yaitu dengan observasi, studi literatur, dan wawancara ahli budaya. Wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara dengan indikator aspek budaya dan konsep segitiga dan etnomatematika. Data dianalisis berdasarkan hasil observasi, penelusuran studi literatur dan hasil wawancara, dengan mengaitkan keseluruhan data dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan rumah adat Bugis-Makassar mengandung unsur matematika (segitiga) dengan tipenya mencakup: (1) Saoraja (bugis) Ballak Lompoa (Makassar), yaitu sebuah bangunan istana bangsawan, yang memiliki tangga dengan alas bertingkat di bagian bawah dengan atap di atas sapana.; (2) Sao pitik (Bugis) Teratak (Makassar), bentuknya agak kecil dan berletak dua serta tidak menggunakan sapana; (3) Bola (bugis), Ballak (Makassar), rumah masyarakat pada umumnya bagi orang Bugis Makassar. Implikasi dari etnomatematika nampak pada konsep ruas garis dalam bangun datar segitiga, digunakan masyarakat adat sebagai bagian dari desain atap rumah adat dan menjadi simbol tingkatan strata sosial dalam masyarakat.

Laukum, M. ., Rosmiati, R., Erfiani Sedia, M. ., Khadijah, K., & Nurfadhilah AM Hindi, A. . (2024). Eksplorasi Etnomatematika pada Konsep Segitiga dalam Rumah Adat Bugis-Makassar. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(1), 44–56. https://doi.org/10.51574/kognitif.v4i1.1194

Downloads

Download data is not yet available.
  1. Acharya, B. R., Kshetree, M. P., Khanal, B., Panthi, R. K., & Belbase, S. (2021). Mathematics educators’ perspectives on cultural relevance of basic level mathematics in Nepal. Journal on Mathematics Education, 12(1), 17–48. https://doi.org/10.22342/JME.12.1.12955.17-48
  2. Afriliziana, L. A., & Roza, Y. (2021). Analisis kebutuhan pengembangan e-modul etnomatematika berbasis budaya melayu Kepulauan Riau. Jurnal Analisa, 7(2), 135–145. http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/analisa/index
  3. Cimen, O. A. (2014). Discussing Ethnomathematics: Is Mathematics Culturally Dependent? Procedia - Social and Behavioral Sciences, 152, 523–528. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.09.215
  4. Daga, A. T. (2021). Makna Merdeka Belajar dan Penguatan Peran Guru di Sekolah Dasar.pdf. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 1075–1090.
  5. Darmawan, K. Z. (2008). Penelitian Etnografi Komunikasi: Tipe dan Metode. Mediator: Jurnal Komunikasi, 9(1), 181–188. https://doi.org/10.29313/mediator.v9i1.1142
  6. Fitriani, D., & Putra, A. (2022). Systematic Literature Review (SLR): Eksplorasi Etnomatematika pada Makanan Tradisional. Journal of Mathematics Education and Learning, 2(1), 18. https://doi.org/10.19184/jomeal.v2i1.29093
  7. Hendrawati, N. E., Muttaqin, N., & Susanti, E. (2019). Etnomatematika: Literasi Numerasi Berdasarkan Bahasa pada Suku Kowai Kabupaten Kaimana. Prosiding Seminar Nasional Integrasi Matematika Dan Nilai Islami, 3(1), 239–243. http://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/SIMANIS
  8. Khadijah, & Sutamrin. (2022). Etnomatematika: Arah Mata Angin dalam Bahasa Bugis-Makassar sebagai Pendekatan Materi Denah. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 2(2), 104–117. https://doi.org/10.51574/kognitif.v2i2.616
  9. Muhtadi, D., Sukirwan, Warsito, & Prahmana, R. C. I. (2017). Sundanese ethnomathematics: Mathematical activities in estimating, measuring, and making patterns. In Journal on Mathematics Education (Vol. 8, Issue 2, pp. 185–198). https://doi.org/10.22342/jme.8.2.4055.185-198
  10. Muyassaroh, I., & Dewi, P. (2021). Etnomatematika: Strategi Melahirkan Generasi Literat Matematika Melalui Budaya Lokal Yogyakarta. Jurnal Dikoda, 2(1), 1–12.
  11. Pathuddin, H., Kamariah, & Ichsan Nawawi, M. (2021). Buginese ethnomathematics: Barongko cake explorations as mathematics learning resources. Journal on Mathematics Education, 12(2), 295–312. https://doi.org/10.22342/jme.12.2.12695.295-312
  12. Prahmana, R. C. I., Yunianto, W., Rosa, M., & Orey, D. C. (2021). Ethnomathematics: Pranatamangsa system and the birth-death ceremonial in yogyakarta. In Journal on Mathematics Education (Vol. 12, Issue 1, pp. 93–112). https://doi.org/10.22342/JME.12.1.11745.93-112
  13. Putra, R. Y., Wijayanto, Z., & Widodo, S. A. (2020). Etnomatematika: Masjid Soko Tunggal Dalam Pembelajaran Geometri 2D. Jurnal Riset Pendidikan Dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM), 4(1), 10. https://doi.org/10.26740/jrpipm.v4n1.p10-22
  14. Rahmawati Z, Y. R., & Muchlian, M. (2019). Eksplorasi etnomatematika rumah gadang Minangkabau Sumatera Barat. Jurnal Analisa, 5(2), 123–136. https://doi.org/10.15575/ja.v5i2.5942
  15. Sinyanyuri, S. (2018). Tema 8 Praja Muda Karana Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 : Buku Siswa SD /MI Kelas III. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. In Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud (Vol. 53, Issue 9).
  16. Suhandi, A. M., & Robi’ah, F. (2022). Guru dan Tantangan Kurikulum Baru: Analisis Peran Guru dalam Kebijakan Kurikulum Baru | Suhandi | Jurnal Basicedu. Jurnal Basicedu, 6(4), 5936–5945. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/3172
  17. Supiyati, S., Hanum, F., & Jailani. (2019). Ethnomathematics in sasaknese architecture. Journal on Mathematics Education, 10(1), 47–57. https://doi.org/10.22342/jme.10.1.5383.47-58
  18. Sutamrin, S., & Khadijah, K. (2021). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis dalam Project Based Learning Aljabar Elementer. EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 4(1), 28–41. https://doi.org/10.46918/equals.v4i1.892
  19. Utami, N. W., Sayuti, S. A., & Jailani. (2019). Math and mate in javanese primbon: Ethnomathematics study. Journal on Mathematics Education, 10(3), 341–356. https://doi.org/10.22342/jme.10.3.7611.341-356
  20. Vhalery, R., Setyastanto, A. M., & Leksono, A. W. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Sebuah Kajian Literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1), 185. https://doi.org/10.30998/rdje.v8i1.11718
Dimensions Badge

Downloads

Downloads
Crossmark Badge
Section
Original Research Articles