Reorientasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Membangun Etika Media Sosial Sejak Pendidikan Dasar

Authors

  • Rahmat Yudhi Septian Institut Agama Islam Negeri Curup
  • Saleh Saleh Institut Agama Islam Negeri Curup
  • Nelson Nelson Institut Agama Islam Negeri Curup
  • Sutarto Sutarto Institut Agama Islam Negeri Curup
  • Mirzon Daheri Institut Agama Islam Negeri Curup

DOI:

https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i4.6015

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, Etika Media Sosial, Pendidikan Dasar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan baru bagi pembentukan etika dan karakter murid sekolah dasar, terutama dalam komunikasi daring, penyebaran informasi yang belum terverifikasi, perlindungan privasi, dan respons terhadap perundungan siber. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman nilai-nilai moral dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan penerapannya dalam kehidupan digital sehari-hari. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual reorientasi pembelajaran PAI yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pengembangan etika bermedia sosial pada murid sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari lima buku dan 34 artikel jurnal yang diterbitkan pada 2021–2026, kemudian dianalisis menggunakan metode sintesis tematik melalui tahapan pengodean teks, pengembangan tema deskriptif, dan perumusan tema analitis. Hasil kajian menghasilkan empat dimensi reorientasi pembelajaran PAI, yaitu reorientasi tujuan, konten, metode, dan ekosistem pembelajaran. Reorientasi tujuan menekankan aktualisasi akhlak dalam interaksi digital; reorientasi konten mengintegrasikan nilai tabayyun, kejujuran, amanah, tanggung jawab, kesantunan, dan penghormatan terhadap privasi; reorientasi metode mengutamakan keteladanan, studi kasus, diskusi, refleksi, dan pembiasaan; sedangkan reorientasi ekosistem menekankan kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua. Kerangka ini menempatkan etika digital sebagai bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Islam, bukan sekadar keterampilan menggunakan teknologi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan landasan konseptual pembelajaran PAI yang kontekstual dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Namun, kerangka tersebut masih bersifat konseptual sehingga memerlukan pengujian empiris untuk mengetahui keterlaksanaan dan efektivitasnya dalam membentuk perilaku digital murid sekolah dasar.

References

Al-Attas, M. N. (1991). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. International Institute of Islamic Thought and Civilization, International Islamic University.

Amriani, A., Maftuh, B., Nurdin, E. S., & Safei, M. (2023). Ethics of using technology in strengthening students religious character. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 7(2), 488. https://doi.org/10.35723/ajie.v7i2.362

Bandura, A. (1971). Social learning theory. General Learning Press.

Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2004). Research-based character education. The ANNALS of the American Academy of Political and Social Science, 591(1), 72–85. https://doi.org/10.1177/0002716203260082

Boyd, D. (2015). It’s complicated: The social lives of networked teens. Yale University Press.

El Zaatari, W., & Maalouf, I. (2022). How the Bronfenbrenner bio-ecological system theory explains the development of students’ sense of belonging to school? SAGE Open, 12(4). https://doi.org/10.1177/21582440221134089

Eraku, S. S., Baruadi, M. K., Anantadjaya, S. P., Fadjarajani, S., Supriatna, U., & Arifin, A. (2021). Digital literacy and educators of Islamic education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 569. https://doi.org/10.30868/ei.v10i01.1533

Fhadila, R. N., & Faizin, I. (2026). Rekontruksi kurikukulum PAI di era Generasi Alpha: Menjawab tantangan disrupsi digital. Edureka: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 1(4), 254–265. https://ejournal.darulfaizin.or.id/index.php/edureka/article/view/209

Halstead, M. (2004). An Islamic concept of education. Comparative Education, 40(4), 517–529. https://doi.org/10.1080/0305006042000284510

Hastuti, R., & Lituhayu, A. A. (2026). Constructing digital adab in early childhood: An Islamic ethical perspective on children’s digital behaviour. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner, 5(2), 1070–1087. http://journal.amorfati.id/index.php/JIPSI/article/view/2007

Jaya, N. F., Fitriya, H., Rois, N., Ubaidillah, Y. N., & Sukarman, S. (2026). Islamic education management in the formation of children’s morals in elementary madrasahs: The influence of digital media on character education. Academia Open, 11(1). https://doi.org/10.21070/acopen.11.2026.12983

Juwita, S., Putri, D. B., Sausan, M. A., Hasanah, L. R., Wigati, I., & Oviyanti, F. (2025). Transformasi pembelajaran PAI di era digital: Integrasi media sosial dan literasi spiritual. Tarbiyah Bil Qalam: Jurnal Pendidikan Agama dan Sains, 9(2), 1–14. https://ejournal.stita.ac.id/index.php/TBQ/article/view/440

Lickona, T. (1992). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Random House Publishing Group.

Livingstone, S., Mascheroni, G., & Stoilova, M. (2023). The outcomes of gaining digital skills for young people’s lives and wellbeing: A systematic evidence review. New Media & Society, 25(5), 1176–1202. https://doi.org/10.1177/14614448211043189

Marinho, S. P. P., & Carneiro, F. C. (2018). Digital citizenship in schools: Nine elements all students should know, in Mike Ribble. EccoS – Revista Científica, (47), 472–476. https://doi.org/10.5585/eccos.n47.10778

Marsini, M. (2025). Empowering young minds: Transforming social studies education to foster digital ethics in elementary schools. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 22(1). https://doi.org/10.21831/jc.v22i1.1352

Meiril, A. R., Mislaini, & Niltasari, K. B. (2026). Adab bermedia sosial dalam persfektif Islam pada pembelajaran Akidah Akhlak. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 4(1), 34–40. https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/3706

Mulyasa, E. (2022). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.

Mutaqin, A. Z., Ramdani, A., & Kurniawan, A. (2025). Peran, tantangan dan reorientasi Pendidikan Agama Islam di era Society 5.0. Integratif: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam, 7(2), 131–136. https://journal.iaitasik.ac.id/index.php/Integratif/article/view/577

Novita, N. N. I. (2023). Penguatan etika digital melalui materi “adab menggunakan media sosial” pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter peserta didik menghadapi era Society 5.0. Journal of Education and Learning Sciences, 3(1), 73–93. https://doi.org/10.56404/jels.v3i1.45

Nugroho, E. W., Effendi, M. S., & Septian, R. Y. (2022). Penanaman pendidikan toleransi dalam pembelajaran Akidah Akhlak. INCARE: International Journal of Educational Resources, 3(3), 269–284. https://doi.org/10.59689/incare.v3i3.452

O’Reilly, M., Levine, D., Batchelor, R., & Adams, S. (2024). Digital ethics of care and digital citizenship in UK primary schools: Children as interviewers. Journal of Children and Media, 18(4), 585–604. https://doi.org/10.1080/17482798.2024.2394932

Piaget, J., & Inhelder, B. (2008). The psychology of the child. Basic Books.

Pranata, G., Maharesti, W., Prayoga, A. M., & Alfiansari, A. (2022). Perwujudan etika Islam dalam bermedia sosial melalui karya jurnal ilmiah siswa sebagai implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Al Islam 1 Surakarta. Tarikhuna, 4(1), 23–33. https://doi.org/10.15548/thje.v4i1.4247

Putra, J. N., Anharudin, Yandi, M., Ruwanda, A., & Muliana, Z. (2026). Konsep dasar Akidah Akhlak di sekolah atau madrasah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 207–216. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/45740

Qowim, A. N., Afif, N., Mukhtarom, A., & Fauziah, E. (2024). Pendidikan karakter dalam era digital: Pengintegrasian nilai-nilai moral dalam kurikulum berbasis teknologi. Tadarus Tarbawy: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 6(1). https://doi.org/10.31000/jkip.v6i1.11512

Ramli, M., & Zamzami, D. N. (2022). Konsep pendidikan akhlak Ibnu Miskawaih. Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 5(2), 208–220. https://doi.org/10.32923/kjmp.v5i2.2669

Rizki, F. A. (2026). Pendidikan Islam dan literasi digital berkeadaban. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 5(3), 905–911. https://doi.org/10.59944/amorti.v5i3.1280

Sule, M. M., & Sulaiman, Y. (2021). Enhancing Da’wah and spread of knowledge via social media platforms. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 9(1), 145–160. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v9i1.549

Syafi’i, I., & Sassi, K. (2025). Revitalisasi nilai-nilai transendental sebagai formulasi arah baru Pendidikan Islam kontemporer. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 233–249. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/39481

Tadlaoui-Brahmi, A., Çuko, K., & Alvarez, L. (2022). Digital citizenship in primary education: A systematic literature review describing how it is implemented. Social Sciences & Humanities Open, 6(1), Article 100348. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2022.100348

Thomas, J., & Harden, A. (2008). Methods for the thematic synthesis of qualitative research in systematic reviews. BMC Medical Research Methodology, 8(1), Article 45. https://doi.org/10.1186/1471-2288-8-45

Walters, M. G., Gee, D., & Mohammed, S. (2019). A literature review: Digital citizenship and the elementary educator. International Journal of Technology in Education, 2(1), 1–21. https://ijte.net/index.php/ijte/article/view/1335

Youssef Shaheen, A. R. bin, Albeladi, A., & Saad Khalifa, A. H. bin. (2024). Emerging digital issues necessary for the development of upper elementary school curricula in the Kingdom of Saudi Arabia. Journal of Educational and Social Research, 14(5), 402. https://doi.org/10.36941/jesr-2024-0147

Yulianti, Iwarjah, Y., Yulistianingsih, Yunus, & Yusniati. (2024). The role of Aqidah Akhlak teachers in improving social media morals according to Islamic teachings at MTsS Plus Al-Amin Lembang. ETNOPEDAGOGI: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(1), 98–109. https://doi.org/10.62945/etnopedagogi.v1i1.584

Zarman, W. (2023). Adab terhadap informasi digital sebagai kerangka pikir pendidikan Islam tentang etika penggunaan teknologi informasi. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 12(5), 456–471. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v12i5.15028

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Zhahira, Y. S., & Nurrohim, A. (2026). Tabayyun sebagai etika verifikasi informasi: Analisis tafsir tematik QS. Al-Hujurat: 6 terhadap disinformasi di media sosial. Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir, 10(2), 391–415. https://doi.org/10.58438/alkarima.v10i2.587

Zhu, C., Huang, S., Evans, R., & Zhang, W. (2021). Cyberbullying among adolescents and children: A comprehensive review of the global situation, risk factors, and preventive measures. Frontiers in Public Health, 9, Article 634909. https://doi.org/10.3389/fpubh.2021.634909

Downloads

Published

2026-11-02

How to Cite

Septian, R. Y., Saleh, S., Nelson, N., Sutarto, S., & Daheri, M. (2026). Reorientasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital: Membangun Etika Media Sosial Sejak Pendidikan Dasar. JUDIKDAS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 5(4), 901–913. https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i4.6015

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.