REKONSTRUKSI IDENTITAS BUDAYA MELALUI BAHASA DI MEDIA SOSIAL: PERSPEKTIF ANTROPOLINGUISTIK
RECONSTRUCTION OF CULTURAL IDENTITY THROUGH LANGUAGE IN SOCIAL MEDIA: AN ANTHROPOLINGUISTIC PERSPECTIVE
https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i2.4899
Keywords:
antropolinguistik, identitas budaya, media sosial, praktik bahasa, rekonstruksi identitas, budaya digitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi identitas budaya melalui praktik bahasa di media sosial dalam perspektif Antropolinguistik. Fokus penelitian meliputi bentuk-bentuk rekonstruksi identitas, strategi linguistik yang digunakan, serta makna budaya yang terkandung dalam praktik bahasa digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-interpretatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif digital, dokumentasi, dan pencatatan kontekstual pada platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, pengodean, analisis wacana digital, dan interpretasi antropolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi identitas budaya dalam media sosial ditandai oleh lima temuan utama, yaitu (1) penggunaan bahasa lokal sebagai penanda identitas budaya, (2) strategi campur kode sebagai bentuk negosiasi identitas, (3) performativitas bahasa dalam konstruksi identitas digital, (4) penggunaan simbol digital dalam representasi identitas, dan (5) pengaruh konteks komunikasi terhadap praktik bahasa. Temuan ini mengindikasikan bahwa identitas budaya dalam era digital bersifat dinamis, kontekstual, dan terus direkonstruksi melalui praktik bahasa yang adaptif. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian antropolinguistik dengan memperluas analisis bahasa sebagai praktik budaya ke ranah digital. Secara praktis, penelitian ini memberikan dasar bagi upaya pelestarian identitas budaya melalui pemanfaatan media sosial sebagai ruang strategis untuk reproduksi dan representasi budaya.
Downloads
References
Androutsopoulos, J. (2015). Networked multilingualism: Some language practices on Facebook and their implications. International Journal of Bilingualism, 19(2), 185–205. https://doi.org/10.1177/1367006913489198
Blommaert, J. (2018). Durkheim and the internet: On sociolinguistics and the sociological imagination. Tilburg Papers in Culture Studies.
Bucholtz, M., & Hall, K. (2016). Embodied sociolinguistics. Journal of Sociolinguistics, 20(2), 173–197. https://doi.org/10.1111/josl.12158
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Duranti, A. (2015). The anthropology of intentions: Language in a world of others. Cambridge University Press.
Hine, C. (2015). Ethnography for the internet: Embedded, embodied and everyday. Bloomsbury Academic.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Page, R. (2018). Narratives online: Shared stories and social media. Cambridge University Press.
Pink, S., Horst, H., Postill, J., Hjorth, L., Lewis, T., & Tacchi, J. (2016). Digital ethnography: Principles and practice. SAGE Publications.
Tagg, C., & Seargeant, P. (2017). The language of social media: Identity and community on the internet. Palgrave Macmillan.



