Pengaruh Profil Pelajar Pancasila dan Pola Asuh Orang Tua terhadap Sikap Toleransi Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Ivana Sri Rahayu Universitas Terbuka
  • Septian Aji Permana Universitas PGRI Yogyakarta
  • Andayani Andayani Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i3.5704

Keywords:

Profil Pelajar Pancasila, Pola Asuh Orang Tua, Sikap Toleransi, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profil pelajar Pancasila dan pola asuh orang tua terhadap sikap toleransi peserta didik SD kelas V di Kecamatan Prambanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 277 peserta didik kelas V di Kecamatan Prambanan yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling dari populasi peserta didik kelas V se-Kecamatan Prambanan tahun pelajaran 2024/2025, dengan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui tiga instrumen kuesioner berskala Likert (1-4) yang mengukur profil pelajar Pancasila (8 butir), pola asuh orang tua (20 butir), dan sikap toleransi (12 butir), yang telah dinyatakan valid dan reliabel pada tahap uji coba instrumen dengan nilai reliabilitas berturut-turut sebesar 0,760, 0,810, dan 0,828. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 27, didahului dengan uji asumsi klasik (normalitas, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas) yang seluruhnya terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pelajar Pancasila berpengaruh signifikan terhadap sikap toleransi (β=0,522; t=9,386; sig=0,000), dan pola asuh orang tua juga berpengaruh signifikan terhadap sikap toleransi (β=0,376; t=6,748; sig=0,000). Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap sikap toleransi (F=392,771; sig=0,000), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,741, yang berarti 74,1% variasi sikap toleransi peserta didik dapat dijelaskan oleh kedua variabel bebas tersebut, sedangkan sisanya 25,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Dapat disimpulkan bahwa profil pelajar Pancasila dan pola asuh orang tua merupakan dua faktor yang saling menguatkan dan perlu diperkuat secara sinergis, baik melalui pembiasaan di sekolah maupun penerapan pola asuh yang tepat di rumah, guna mengoptimalkan sikap toleransi peserta didik sekolah dasar.

References

Allport, G. W. (1954). The nature of prejudice. Addison-Wesley.

Andang, Sapiruddin, Agustinasari, Sudarsana, I. P. E., Ferdiansyah, Syakur, A. A., & Sadat, A. (2026). Multicultural education in Indonesia. Journal of Ethnic and Cultural Studies, 13(3), 80–111. https://doi.org/10.66815/ejecs/2911

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Baumrind, D. (1991). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. The Journal of Early Adolescence, 11(1), 56–95. https://doi.org/10.1177/0272431691111004

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press. https://doi.org/10.4159/9780674028845

Dewantara, J. A., Budimansyah, D., Darmawan, C., Martono, Prasetiyo, W. H., & Sulistyarini. (2026). Language, cultural sentiments, and ethnic conflict: Understanding verbal violence and discrimination in multi-ethnic schools in West Kalimantan, Indonesia. Journal of Language, Identity & Education, 25(4), 827–843. https://doi.org/10.1080/15348458.2024.2408451

Elita, L., Maulida, M., & Wahyuni, W. (2024). Penanaman sikap toleransi pada peserta didik dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 14. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.564

Epstein, J. L. (1995). School/family/community partnerships: Caring for the children we share. Phi Delta Kappan, 76(9), 701–712. https://jreadingclass.wordpress.com/wp-content/uploads/2014/08/school-family-community-partnerships.pdf

Fadhilah, T. N., Handayani, D. E., & Rofian, R. (2019). Analisis pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 2(2), 249–255. https://doi.org/10.23887/jp2.v2i2.17916

Fono, Y. M., Sela, S., Sangi, Y., & Wea, Y. E. S. I. (2026). Pola asuh orang tua dan dampaknya terhadap perkembangan perilaku anak usia dini. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 5(1), 108–119. https://doi.org/10.38048/jcpa.v5i1.6033

Grönqvist, H., Golsteyn, B., Dohmen, T., Hertegård, E., & Pfann, G. (2026). How Parenting Styles Shape Children's Lifetime Outcomes (No. 26023). ROCKWOOL Foundation Berlin (RFBerlin).

Hengki, M. (2026). Legal pluralism and restorative justice in dispute resolution under Indonesian positive law and Islamic law. JISRAH: Jurnal Integrasi Ilmu Syariah, 7(1), 17–31. https://ejournal.uinmybatusangkar.ac.id/ojs/index.php/jisrah/article/view/16341

Huang, L., Wu, W., & Yang, F. (2026). Parenting style and subjective well-being in children and youth: A meta-analysis. Psychological Reports, 129(2), 927–946. https://doi.org/10.1177/00332941241256883

Kemendikdasmen. (2024). Profil Pelajar Pancasila. Cerdas Berkarakter. https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Profil Pelajar Pancasila. Pusat Penguatan Karakter.

Lestari, D. W., Nasution, A., & Rahmat, M. B. (2026). Discrimination against Papuans in Indonesia: Ethnic conflict, identity politics, and structural marginalization. Jurnal Polifera: Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan, 1(1), 23–47. https://ejournal.tarqi.or.id/index.php/polifera/article/view/51/40

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Mahmudah, A. H., Fajriyah, K., Listyarini, I., & Wahyuni, T. (2023). Toleransi keragaman keyakinan pada siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1481–1486. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5067

Marintan, D., & Priyanti, N. Y. (2022). Pengaruh pola asuh demokratis terhadap keterampilan sikap toleransi anak usia 5-6 tahun di TK. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 5331–5341. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.3114

Masud, I., & Mahmud, A. (2026). Internalizing the value of tolerance in elementary education: A case study at Al Islah Elementary School in Surabaya. JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood), 8(1), 22–32. https://doi.org/10.30587/jieec.v8i1.11533

Naitili, C. A., Tulle, A. A., & Tanggur, F. S. (2024). Analisis peran IPAS mewujudkan Profil Pelajar Pancasila sebagai gambaran ideal pembentukan karakter siswa sekolah dasar. HINEF: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan, 3(1). https://doi.org/10.37792/hinef.v3i1.1175

Novitasari, N. T., & Shofwan, I. (2023). Pengaruh komunikasi orang tua-anak dan penggunaan gadget terhadap pembentukan karakter anak. Jurnal Cendekiawan Ilmiah PLS, 8(2), 200–215. https://doi.org/10.37058/jpls.v8i2.6774

Paryatin, P., Sudarmiani, S., & Parji, P. (2026). Implementing multicultural education to foster tolerance and social responsibility in early childhood: A classroom action research study in Indonesia. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 18(2). https://doi.org/10.35445/alishlah.v18i2.9065

Piaget, J. (1965). The moral judgment of the child. Free Press.

Qondias, D., Nay, D. A., & Nai, M. G. (2025). Refleksi nilai Pancasila dalam sikap dan perilaku siswa di lingkungan Sekolah Dasar Inpres Ngedubhaga. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 11(2), 1051–1061. https://doi.org/10.31932/jpdp.v11i2.4822

Salsabila, N., Fadilah, E., & Naqiyah, N. (2023). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap toleransi beragama siswa SMK. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 12(1), 34–44. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk/article/view/57004

Santrock, J. W. (2008). Educational psychology (4th ed.). McGraw-Hill.

Saptono. (2011). Dimensi-dimensi pendidikan karakter: Wawasan, strategi, dan langkah praktis. Erlangga.

Siregar, Y. E. Y., Zulela, M. S., Prayuningtyas, A. W., Rachmadtullah, R., & Pohan, N. (2018). Self regulation, emotional intelligence with character building in elementary school. Proceedings of the Annual Civic Education Conference (ACEC 2018), 311–314. https://doi.org/10.2991/acec-18.2018.72

Starr, C. R., Veenendall, A. P., & Mello, Z. R. (2026). Social class discrimination and academic success: A person‐centered approach among adolescents disadvantaged in social class. Journal of Adolescence, 98(4), 1131–1145. https://doi.org/10.1002/jad.70126

Sulastri, Syahril, Adi, N., & Ermita. (2022). Penguatan pendidikan karakter melalui profil pelajar pancasila bagi guru di sekolah dasar. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(3), 583–590. https://doi.org/10.29210/30032075000

Tridhonanto, A., & Agency, B. (2014). Mengembangkan pola asuh demokratis. PT Elex Media Komputindo.

Zhang, S., Wang, P., Wang, W., Su, H., & Zhang, X. (2026). The relationship between parenting styles and children's prosocial behavior: The mediating role of children's emotional intelligence. Behavioral Sciences, 16(1), 155. https://doi.org/10.3390/bs16010155

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Rahayu, I. S., Permana, S. A., & Andayani, A. (2026). Pengaruh Profil Pelajar Pancasila dan Pola Asuh Orang Tua terhadap Sikap Toleransi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 5(3), 491–508. https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i3.5704

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.