PERFORMANCE-BASED ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAERAH: STUDI EVALUATIF TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA MAHASISWA
PERFORMANCE-BASED ASSESSMENT IN LEARNING REGIONAL LANGUAGES: AN EVALUATIVE STUDY OF STUDENTS' SPEAKING SKILLS
https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i4.4941
Keywords:
asesmen berbasis kinerja, pembelajaran bahasa daerah, keterampilan berbicara, asesmen autentik, kompetensi komunikatifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi performance-based assessment dalam pembelajaran bahasa daerah, khususnya dalam mengukur keterampilan berbicara mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif dengan dukungan data kuantitatif deskriptif (embedded mixed-method). Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran dan asesmen, wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa, serta analisis dokumen seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), rubrik penilaian, dan hasil tugas mahasiswa. Data kuantitatif berupa skor keterampilan berbicara dianalisis secara deskriptif untuk melengkapi temuan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi performance-based assessment telah memberikan kontribusi positif dalam menciptakan praktik pembelajaran yang lebih autentik dan komunikatif. Namun demikian, terdapat ketidaksesuaian antara tujuan pembelajaran, desain instrumen asesmen, dan praktik evaluasi, khususnya pada aspek indikator penilaian yang belum sepenuhnya mengakomodasi dimensi kompetensi komunikatif secara komprehensif, termasuk aspek pragmatik dan sosiokultural. Selain itu, kualitas umpan balik dan kejelasan rubrik penilaian masih perlu ditingkatkan untuk mendukung fungsi formatif asesmen. Secara kuantitatif, capaian keterampilan berbicara mahasiswa berada pada kategori sedang hingga baik, meskipun interpretasi hasil masih dipengaruhi oleh keterbatasan instrumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas performance-based assessment sangat ditentukan oleh keselarasan antara tujuan pembelajaran, desain tugas, dan kualitas instrumen asesmen. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model asesmen berbasis kinerja yang lebih valid, reliabel, dan kontekstual dalam pembelajaran bahasa daerah.
Downloads
References
Adair-Hauck, B., Glisan, E. W., & Troyan, F. J. (2019). Implementing Integrated Performance Assessment. Alexandria: ACTFL.
Black, P., & Wiliam, D. (2018). Classroom assessment and pedagogy. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 25(6), 551–575. https://doi.org/10.1080/0969594X.2018.1441807
Brookhart, S. M. (2018). How to Create and Use Rubrics for Formative Assessment and Grading. Alexandria: ASCD.
Brown, H. D., & Abeywickrama, P. (2019). Language Assessment: Principles and Classroom Practices (3rd ed.). New York: Pearson.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: Sage.
Etikan, I., & Bala, K. (2017). Sampling and sampling methods. Biometrics & Biostatistics International Journal, 5(6), 00149.
Flick, U. (2018). An Introduction to Qualitative Research (6th ed.). London: Sage.
Fulcher, G. (2015). Re-examining Language Testing. London: Routledge.
Koh, K. (2017). Authentic assessment. In G. T. L. Brown & L. R. Harris (Eds.), Handbook of Human and Social Conditions in Assessment (pp. 213–225). New York: Routledge.
Leong, L.-M., & Ahmadi, S. M. (2017). An analysis of factors influencing learners’ English speaking skill. International Journal of Research in English Education, 2(1), 34–41.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (2018). Naturalistic Inquiry. Newbury Park: Sage.
McNamara, T. (2020). Language Testing. Oxford: Oxford University Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: Sage.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suyata, P. (2019). Penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 8(2).
Widodo, H. P. (2018). Assessing English Language Learning in Indonesia. Springer.



