Pendampingan Pembuatan Keripik Keladi

https://doi.org/10.51574/patikala.v6i1.5820

Authors

  • Nurhayati Rais Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Jamaludin Bahtiar Gui Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Rayhan Saputra Mogolo Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Muh Akbar Lamiada Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Gilang Saputra Marundu Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Vina Herawati Padingian Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Sulasmi Siregar Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Rahmin Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Fujia Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Muh Ilmi Adam Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Artika Sri Devi Bungalim Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia
  • Yolanda Lahiya Universitas Muhammadiyah Luwuk, Luwuk, Indonesia

Keywords:

Taro, Local Food, Community Empowerment

Abstract

Labibi Village possesses local food resources that can be developed into processed products with economic value. One commodity with development potential is *keladi* (taro). However, the community's utilization of taro remains limited; thus, processing innovations are needed to enhance its added value and marketability. The assistance program for producing taro chips aims to improve the knowledge, skills, and capabilities of the Labibi Village community in processing taro into food products that offer added value and business opportunities. The activity employs a participatory approach comprising observation, extension services, hands-on practice, evaluation, and ongoing guidance. The processing stages include raw material selection, peeling, washing, slicing, frying, draining, seasoning, and packaging. The results indicate that the community acquired new knowledge and skills regarding hygienic and systematic taro chip processing techniques. Beyond production skills, the community also gained an understanding of the importance of product quality, packaging, and marketing opportunities for business development. Providing assistance in processing local commodities serves as a strategy to increase the added value of agricultural produce and foster community economic empowerment. Through this initiative, taro chips are expected to be developed into a signature food product of Labibi Village with the potential for wider market reach.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dharma, S., Silmi, S., Ibrahim, H., Dithisari, I., & Rahmawaty, R. (2023). Pengembangan usaha industri makanan ringan (keripik kentang dan keripik ubi) di Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien, 2(1), 48–57. https://doi.org/10.36490/jpmtnd.v2i1.545

Haryati, T., Siska, D., Defran, & Hidayat, F. (2022). Pelatihan design pouch keripik keladi. BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 39–42.

Juni, S., Arif, M., Fitra, F., Abdillah, N., Marbun, N. J., & Wiroto, N. (2023). Pembuatan keripik dari keladi liar sebagai jajanan olahan kelompok PKK di Kelurahan Bukit Nenas. Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Pelatihan, 7(1), 67–72.

Latifah, Nor, Salawati, Umi, & Budiwati, N. (2024). Strategi pengembangan usaha keripik industri rumah tangga Rio RM di Kelurahan Guntung Paikat Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru. Frontier Agribisnis, 8(1), 48–57.

Manan, L. O. A., Hastian, & Lajaria, R. T. (2024). Pemberdayaan kelompok PKK dalam mengelolah umbi keladi di Desa Sindangkasih Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan. Journal of Human and Education (JAHE), 4(5), 479–484.

Melda, A., Leuwol, N. V., & Uktolseja, L. J. (2025). Transformasi sosial melalui digitalisasi usaha: Pelatihan e-commerce bagi pelaku usaha keripik keladi Kartika. Masyarakat Berkarya: Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial, 2(3), 11–19.

Muslimah, M., Kristiandi, K., Trisnawati, H., & Ningsih, I. F. B. (2025). PKM pembuatan kripik ubi dan keladi pada PKK di Desa Setalik Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. I-Com: Indonesian Community Journal, 5(1), 323–332. https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6585

Nia, M., Taena, L., Halim, M., & Syata, W. M. (2026). Pelatihan pembuatan stik umbi keladi (Colocasia esculenta) dalam upaya pemberdayaan ibu rumah tangga di Kendari Permai Kota Kendari. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 790–796.

Utiarahman, S. A., & D. Ali, S. (2020). Sistem informasi geografis potensi sumber daya alam di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan berbasis Android. Jurnal Informatika UPGRIS, 6(1). https://doi.org/10.26877/jiu.v6i1.5221

Vitria, A., Putera, R., & Zainab, S. (2025). Pelatihan pemanfaatan sulur keladi menjadi camilan yang menyehatkan pada calon wirausahawan di Kota Banjarbaru. Inovasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 178–185.

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Rais, N., Bahtiar Gui, J., Saputra Mogolo, R., Akbar Lamiada, M., Saputra Marundu, G., Herawati Padingian, V., … Lahiya, Y. (2026). Pendampingan Pembuatan Keripik Keladi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala, 6(1), 4725–4732. https://doi.org/10.51574/patikala.v6i1.5820

Most read articles by the same author(s)