Karakteristik Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk Kelas IV Sekolah Dasar di Lebak

Authors

  • Siti Maemunah Universitas Pamulang
  • Eti Hayati Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i2.5674

Keywords:

Sekolah Dasar, Pembelajaran Bahasa, Bahan Ajar, Karakteristik Buku Teks

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik buku ajar Bahasa Indonesia kelas IV sekolah dasar yang digunakan di Kabupaten Lebak, dengan fokus pada aspek isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikan. Penelitian ini penting dilakukan karena buku ajar memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan literasi dan efektivitas pembelajaran pada pendidikan dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Data penelitian diperoleh melalui analisis dokumen buku ajar dan didukung dengan wawancara kepada guru sebagai data kontekstual tambahan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar telah mengikuti struktur kurikulum nasional dan menyajikan materi pembelajaran secara sistematis. Namun, masih ditemukan beberapa keterbatasan, yaitu materi pembelajaran belum sepenuhnya mengakomodasi konteks budaya dan lingkungan lokal siswa di Kabupaten Lebak. Selain itu, beberapa teks bacaan masih menggunakan kosakata dan struktur kalimat yang memerlukan pendampingan guru agar mudah dipahami siswa. Aktivitas pembelajaran dalam buku ajar masih didominasi oleh latihan pemahaman dasar dan belum optimal dalam mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Unsur visual dalam buku ajar sudah cukup baik, tetapi masih dapat ditingkatkan agar lebih merepresentasikan kehidupan nyata siswa. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa buku ajar telah memenuhi standar dasar pendidikan, tetapi masih memerlukan pengembangan lebih lanjut agar lebih kontekstual, komunikatif, dan interaktif dalam mendukung proses pembelajaran siswa.

References

Adiredja, R. K., Hartati, T., & Riyana, C. (2023). Pengaruh bahan ajar ragam tulis terintegrasi berbasis multiliterasi terhadap kemampuan kemampuan berpikir tingkat tinggi. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 7(2). https://doi.org/10.20961/jdc.v7i2.77787

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.

Hulwah, L., & Suriani, A. (2025). Pentingnya pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan pemahaman konsep sains pada siswa SD. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 3(3), 365–373. https://doi.org/10.61132/arjuna.v3i3.1989

Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it’s here to stay. Corwin Press.

Juriah, I., Maysaroh, M., Ritonga, M. U., & Adisaputra, A. (2025). Analisis Bahan Ajar Bahasa Indonesia Terhadap Tingkat Pemahaman Isi Bacaan Siswa. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 802–810. https://doi.org/10.56832/edu.v5i1.883

Kemendikbudristek. (2022). Panduan pengembangan dan penilaian buku ajar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology. Sage Publications.

Maryamah, S. E., Wati, S., & Suharto, P. P. (2024). Analyzing higher order thinking skills in reading exercises of Indonesian EFL textbook. SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education, 5(2). https://doi.org/10.35961/salee.v5i2.927

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage Publications.

OECD. (2023). PISA 2022 results. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en

Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books.

Rahayu, R., Iskandar, S., & Kurniawan, D. T. (2023). Karakteristik keterampilan guru abad 21. Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar, 6(1). https://doi.org/10.33603/caruban.v6i1.8018

Sari, W. D., & Ika. (2022). Integrating social media to promote student-centered learning. Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan, 12(2), 61–69. https://jurnal.pmpp.or.id/index.php/statement/article/view/275

Snow, C. E. (2010). Reading comprehension: Reading for learning. International Encyclopedia of Education, 5, 413–418. https://doi.org/10.1016/B978-0-08-044894-7.00511-X

Suryaman, M. (2015). Dimensi-dimensi kontekstual di dalam penulisan buku teks pelajaran Bahasa Indonesia. Diksi, 13(2). https://doi.org/10.21831/diksi.v13i2.6456

Talan, M. R. (2018). Pengembangan buku suplemen teks negosiasi bermuatan kearifan lokal Timor dengan pendekatan Content Language Integrative Learning. JP (Jurnal Pendidikan): Teori dan Praktik, 3(1), 24–33. https://doi.org/10.26740/jp.v3n1.p24-33

Tomlinson, B. (2011). Materials development in language teaching. Cambridge University Press.

Ulfah, R., & Rosmiati, A. (2024). Analisis visual representasi identitas budaya lokal pada ilustrasi karya Renata Owen. CITRAWIRA: Journal of Advertising and Visual Communication, 5(1). https://doi.org/10.33153/citrawira.v5i1.4831

Widodo, A., & Jasmadi. (2021). Pengembangan bahan ajar. Bumi Aksara.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Maemunah, S., & Hayati, E. (2026). Karakteristik Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk Kelas IV Sekolah Dasar di Lebak. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2), 122–135. https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i2.5674

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.