Gagasan Hole in the Wall dari Sugata Mitra dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Mandiri Berbasis Artificial Intelligence

Authors

  • Zaenal Abidin STAI Sadra
  • Syaiful Dinata Man 1 Pekanbaru
  • Veni Sofia UIN Sumatera Utara
  • M. Rizkoni Salis Politeknik Negeri Ambon
  • Erwinsyah Satria Universitas Bung Hatta

DOI:

https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i2.5671

Keywords:

Hole in the Wall, Sugata Mitra, Pembelajaran Mandiri, Artificial Intelligence, integritas, akuntabilitas, etika, teknologi digital

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan telah menghadirkan perubahan dalam lingkungan pembelajaran, khususnya dalam cara peserta didik mengakses, mengeksplorasi, dan membangun pengetahuan. Kondisi tersebut memiliki relevansi dengan gagasan Hole in the Wall yang dikembangkan oleh Sugata Mitra, yang menekankan pentingnya akses terhadap teknologi, rasa ingin tahu, eksplorasi, interaksi, dan kemandirian dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi gagasan Hole in the Wall terhadap perkembangan pembelajaran mandiri berbasis kecerdasan buatan pada berbagai jenjang pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan gagasan Hole in the Wall, pembelajaran mandiri, regulasi diri, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan, serta perubahan peran pendidik. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dan interpretatif melalui proses identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis terhadap konsep serta temuan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat kesinambungan konseptual antara gagasan Hole in the Wall dan pembelajaran mandiri berbasis AI, terutama dalam pemberian ruang bagi peserta didik untuk mengakses pengetahuan, mengembangkan rasa ingin tahu, melakukan eksplorasi, dan mengambil peran aktif dalam proses pembelajaran. AI memperluas konsep tersebut melalui kemampuan interaksi yang memungkinkan peserta didik memperoleh penjelasan, umpan balik, dan alternatif perspektif secara lebih dinamis. Namun, pemanfaatan AI secara efektif membutuhkan kemampuan regulasi diri, literasi digital, berpikir kritis, dan pendampingan pendidik. Pada jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, penerapan AI perlu disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, AI lebih tepat diposisikan sebagai sarana penguat pembelajaran mandiri daripada sebagai pengganti pendidik atau proses berpikir peserta didik. Kajian ini menegaskan bahwa relevansi gagasan Hole in the Wall pada era AI terletak pada prinsip pemberian ruang kepada peserta didik untuk mengeksplorasi dan membangun pengetahuan secara aktif, kritis, reflektif, dan bertanggung jawab.

References

Agustin, S. A. (2026). Pengaruh penggunaan artificial intelligence dan literasi digital terhadap kemandirian belajar mahasiswa dalam penulisan skripsi (Studi pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi) [Skripsi/Tesis, Universitas Jambi]. Repository Universitas Jambi.

Napis, A. D., Buchori, I. (2026). Guru agama di era digital: Tantangan, peluang, dan inovasi pembelajaran. STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Ahmadi, F. (2017). Guru SD di era digital: Pendekatan, media, inovasi. CV. Pilar Nusantara.

Amalia, A., Fahmy, A. F. R., Sari, N. H. M., Nugroho, D. A., Prabowo, D. S., Pujiono, I. P., Faradhillah, N., & Syukron, A. A. (2024). Pemanfaatan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) di sekolah. Penerbit NEM.

Anwar, N., Romadhon, T. N., Sandro, A., & Khikmawanto, K. (2023). Peran guru sebagai fasilitator pembelajaran dalam mendorong kreativitas siswa. Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 4(3), 208–214. https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v4i3.240

Aprilia, T. H., Haq, M. E., Mubarok, N. F., Hibatulloh, M. F., & Firmansyah, M. A. (2026). Desain pembelajaran berbasis Artificial Intelligence: Strategi, model, dan praktik implementatif. Perkumpulan Akademi Pesantren Nusantara.

Ashari, M., Susanto, D. A., Susanti, R. S., Pramono, B., Muntazarah, F., Fitriani, A., Desmelinda, E., & Miza, L. P. (2025). Strategi mengajar dengan pendekatan pembelajaran mendalam (PM) pada pendidikan dasar dan menengah. CV. Edu Akademi.

Aulia, D., Putri, N. D., Aini, H., & Meisofa, Y. (2026). Integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam perencanaan pembelajaran di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 3(1).

Busnawir, B., Judijanto, L., Abdullah, G., Abdurahman, A., Lumbu, A., Zamsir, Z., Tumober, R. T., Septikasari, D., Sogalrey, F. A. M., & Mahliatussikah, H. (2025). Evaluasi pembelajaran: Prinsip, teknik, & aplikasi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Chandra, Y. N., Wijayanti, G., Hartati, C. D., & Simbolon, B. R. (2025). Revolusi AI dalam pendidikan: Bagaimana ChatGPT dan teknologi lainnya mengubah metode pengajaran di Indonesia? Jurnal Papatung: Journal of Public Administration, Government, and Politics, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.54783/japp.v8i1.1258

Devi, F. (2023). Hubungan creative thinking dengan kemandirian belajar peserta didik di MIN 11 Bandar Lampung [Skripsi, UIN Raden Intan Lampung]. Repository UIN Raden Intan Lampung.

Dewi, E. S., & Wulandari, T. (2026). Peran Artificial Intelligence dalam mendukung pembelajaran aktif berbasis masalah di pendidikan menengah. Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 7(2), 612–626. https://doi.org/10.53299/diksi.v7i2.4601

Evita, E. (2018). Perbedaan hasil belajar peserta didik dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe market place activity dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 1 Binangga Kecamatan Marawola [Skripsi, IAIN Palu]. Repository IAIN Palu.

Haryawati, Y. (2025). Ethnoguidance dan regulasi diri (Teori dan praktik di PAUD). Deepublish.

Ilmudinulloh, R., Ridwan, I., Sumaizar, S. E., Winata, K. A., & Suardika, I. K. (2026). Memahami perubahan dalam dunia pendidikan: Evolusi atau revolusi. PT. Literatus Digitus Indonesia.

Jufri, A. P., Asri, W. K., Mannahali, M., & Vidya, A. (2023). Strategi pembelajaran: Menggali potensi belajar melalui model, pendekatan, dan metode yang efektif. Ananta Vidya.

Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).

Mahmudah, H., Rijwan, A., Safitri, C. N., Suryana, E., Hafizhah, H., Jamil, H., Fauzi, I. R., Salikurrahman, L. M., Suwitno, M. A., & Winarta, R. D. A. (2025). AI dan pendidikan Islam: Integrasi teknologi dan spiritual. Wawasan Ilmu.

Mardikaningsih, R., Marsya, D. R. F., Maulidia, S. L., Faradillah, E., & Sukowati, I. T. (2026). Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk memperkuat proses pembelajaran yang berkualitas. Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam, 4(3), 548–568. https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/7005

Maryani, I. (2025). Artificial Intelligence dalam pendidikan: Sebuah bunga rampai. K-Media.

Mitra, S. (2003). Minimally invasive education: A progress report on the "hole-in-the-wall" experiments. British Journal of Educational Technology, 34(3), 367–371. https://doi.org/10.1111/1467-8535.00333

Muhasim, M. (2017). Pengaruh tehnologi digital terhadap motivasi belajar peserta didik. Palapa, 5(2), 53–77. https://doi.org/10.36088/palapa.v5i2.46

Mulyono, A. (2026). Transformasi pembelajaran di era digital: Inovasi, adaptasi, dan arah baru pendidikan. PT Indonesia Delapan Kreasi Nusa.

Napiah, S., Muryati, A. T., Satrisno, H., & Septiria, D. (2026). Peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam mengubah pola belajar siswa di SDN 82 Kota Bengkulu. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 13(2), 44–55. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/3181

Nuraisyah, N. (2026). Implementasi pembelajaran berbasis alam dalam mengembangkan rasa ingin tahu anak usia dini. J-PIAUD: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1).

Patriasih, R., Yogawati, N. D., Prayogi, A., Sukmawati, W. S., Walid, A., Febriani, L., Asmara, A., Nefianthi, R., Putra, E. S., & Cahyono, D. (2025). Membangun pendidikan berkualitas: Dari pedagogi hingga teknologi. PT. Nawala Gama Education.

Pratama, R. (2026). Penerapan media pembelajaran Random Wheels Open The Box dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Negeri 178 Tuban Kabupaten Luwu Timur [Skripsi, Universitas Islam Negeri Palopo]. Repository UIN Palopo. https://doi.org/10.54373/imeij.v7i1.5080

Rizki, N. (2024). Analisis strategi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis: Studi perpustakaan dan sumber referensi. Al-Ijtima'i: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 58–82. https://barkah.my.id/e-journal/index.php/Al-Ijtima/article/view/116

Sari, N., Kaharuddin, A., Zulfikar, M., Elvierayani, R. R., Rinawati, A., Kuspiyah, H. R., Irianti, N. P., Yahrif, M., Janna, M., & Ramadan, N. S. (2025). Strategi pembelajaran mendalam. Andi Kaharuddin.

Sari, R., Suryana, S., & Wahid, M. (2026). Peran Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan motivasi belajar dan self-regulated learning peserta didik: Studi literatur 2024-2026. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(3), 432–442. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/58910

Septiadi, D. D., Mustaji, M. P., Diningrat, S. W. M., & Miftahus Syifa, S. P. (2025). Model pembelajaran Problem-Based Artificial Intelligence (PB-AI): Alternatif strategi pembelajaran di era kecerdasan buatan. CV. EduSupport.

Setyawan, F. H., Adhira, S. J., & Putra, S. J. (2025). Analisis kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada pembelajaran berbasis Artificial Intelligence di era Merdeka Belajar. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 8(3), 642–653. https://jurnal.uns.ac.id/shes/article/view/107297

Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Syahwaludin, I., Rizqia, D., Yumna, S., & Sisworo, A. W. (2025). Peran AI terhadap perkembangan kognitif peserta didik di Sekolah Menengah Atas (SMA). JUMI: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(1), 195–206. https://jurnal.insan.ac.id/index.php/jpai/article/view/881

Tarumasely, Y., Halamury, M., Sipahelut, J., & Labobar, W. (2024). Perubahan paradigma pendidikan melalui teknologi AI: Membaca perubahan motivasi dan kemandirian belajar siswa di Indonesia. Academia Publication.

Wijayanto, N. (2025). Deep learning: Pembelajaran mendalam-mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis melalui pembelajaran yang mendalam. Mandita.

Willdahlia, A. G., Putra, D. M. D. U., Judijanto, L., Suandana, N. P. W., & Pramitha, G. D. (2026). Artificial Intelligence dalam pendidikan tinggi: Membangun kesiapan kerja mahasiswa. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Yasin, N. A. (2025). Transformasi pembelajaran di era digital: Pemanfaatan internet sebagai sumber belajar yang inovatif. Jurnal Kajian dan Inovasi Ilmu (JKII), 1(1), 18–26. https://doi.org/10.64123/jkii.v1.i1.4

Hertanto, Y. S. T. (2026). Pendidikan abad 21: Kolaborasi, kreativitas dan teknologi. PT. Avid Media Indonesia.

Zulfiqri, M. (2026). Transformasi Pendidikan Agama Islam di era digital: Paradigma, tantangan, dan inovasi pembelajaran. CV Eureka Media Aksara.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Abidin, Z., Dinata, S., Sofia, V., Salis, M. R., & Satria, E. (2026). Gagasan Hole in the Wall dari Sugata Mitra dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Mandiri Berbasis Artificial Intelligence. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2), 320–340. https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i2.5671

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.