Potret Pendidikan Arab Pra-Islam: Akar Sosio-Historis dan Relevansinya Bagi Kurikulum Pendidikan Anak Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i2.5651Keywords:
Pendidikan Arab Pra-Islam, Karakteristik Pendidikan, Sejarah Pendidikan Islam, Tradisi JahiliyahAbstract
Pendidikan Arab Pra-Islam seringkali dipandang sebagai masa kegelapan. Namun secara historis memiliki akar tradisi yang kuat memengaruhi khasanah keilmuan setelahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang membentuk karakteristik pendidikan Arab Pra-Islam, mendeskripsikan pola pendidikannya, dan menganalisis pengaruh tradisi tersebut terhadap perkembangan pendidikan Islam. Metode penelitian kualitatif dan pendekatan historis-filosofis (studi pustaka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan geografis yang keras, struktur kesukuan dan tradisi lisan menjadi determinan utama dalam pendidikan Pra-Islam. Karakteristik pendidikannya berfokus pada ketangkasan fisik, keutamaan keluarga, keahlian praktis dan bersastra. Studi ini juga menemukan adanya kontinuitas nilai di mana Islam tidak menghapuskan seluruh tradisi lama, melainkan melakukan transformasi dan purifikasi terhadap nilai-nilai seperti keberanian (muru’ah), loyalitas, dan kekuatan memori lisan sebagai fondasi awal dalam pelestarian wahyu dan hadis. Kesimpulannya, pendidikan Arab pra Islam yang bersumber masyarakat Arab yang telah memiliki kecakapan intelektual lisan yang tinggi kemudian berlanjut mempengaruhi pendidikan Islam hingga menjadi tradisi Islam saat ini.
References
Ali, J. (2019). Sejarah Arab sebelum Islam jilid 4: Kondisi sosial - budaya (Ed. 1). Pustaka Alvabet.
Asari, H. (2018). Sejarah pendidikan Islam, membangun relevansi masa lalu dengan masa kini dan masa depan (Ed. 1). Perdana Publishing.
Faridi, F., Ishomuddin, I., & Firmansyah, E. (2024). Kelembagaan pendidikan Islam di Nusantara: Surau, Meunasah, Masjid, Pesantren, Madrasah. Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman, 19(1), 93–97. https://doi.org/10.56338/iqra.v19i1.4208
Febriana, L., Tobroni, T., Faridi, F., Mustamin, A. A., & Sari, T. N. (2022). Implikasi konsep insan kamil Ibnu Arabi terhadap pendidikan Islam berkemajuan. International Conference in Tradition and Religious Studies, 134–144.
Haikal. (1978). Sejarah hidup Muhammad (A. Audah, Ed.; Ed. 3). Tinta Publisher.
Haikal, A. F., Mahmudah, M., & Mawardi, K. (2023). Arab pra-Islam, sistem politik kemasyarakatan dan sistem kepercayaan dan kebudayaan. ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 1(3), 88–98. https://doi.org/10.59246/alfihris.v1i3.296
Hasibuan, N. A., Chainago, D. M., & Hakim, L. (2024). Tradisi kesusastraan dalam masyarakat Arab yang menjadi pola dasar penulisan sejarah historiografi Arab pra Islam. Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities, 5(1), 58–73. https://doi.org/10.22515/isnad.v5i01.8496
Hidayah, N., Faridi, F., & Ishomuddin, I. (2024). Islamic education institutions in the classical period (Ummayad and Abbasid periods). Jurnal PAI Raden Fatah, 6(1), 89–114. https://doi.org/10.19109/pairf.v6i1
Kuntowijoyo. (2005). Pengantar ilmu sejarah. Bentang.
Kurniailah, I., & Bakar, M. A. (2023). Increasing the quality of memorizing the Qur`an for santri kalong through the Sisir method. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 253–270. https://doi.org/10.31538/nzh.v6i2.3378
Mubarok, A. A. (2020). Sejarah sosial-politik Arab: Dari hegemoni Romawi-Persia hingga kebangkitan Arab Islam. Nalar: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam, 4(1), 64–76. https://doi.org/10.23971/njppi.v4i1.1879
Naldi, D. R., Mahfuzh, H., Hamit, Z., & Arrasyid, I. (2023). Sejarah bangsa Arab pra Islam. Historia Madania, 7(2), 265–281. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/historia/article/view/30915
Nasution, G., Jannati, N., & Pama, V. I. (2022). Situasi sosial keagamaan masyarakat Arab pra Islam. Tsaqifa Nusantara, 1(1), 85–101.
Nata, A. (2010). Sejarah pendidikan Islam (Ed. 2). Kencana.
Pulungan, J. S. (2018). Sejarah peradaban Islam (M. Tuwah & N. L. Nusroh, Ed.; Ed. 1). Amzah.
Ramdhan, S. M., & Sa’adah, D. (2022). Muru’ah sebagai kriteria ’adalatu al-rawi. Dirayah: Jurnal Ilmu Hadis, 3(1), 77–92. https://doi.org/10.62359/dirayah.v3i01.100
Riyadi, A. S. M. (2022). Dialog antara Islam dan Yunani masa Dinasti Umayyah - Dinasti Abbasiyah. Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities, 3(1), 40–51. https://doi.org/10.22515/isnad.v3i1.5306
Rofi’ah, A. F. (2021). Revolusi mental etnosentris Piagam Madinah dan konstruksi relasi Islam-Yahudi. Tawshiyah, 16(2). https://doi.org/10.32923/taw.v14i1.1054
Rusydan, M., Hadi, A., Humanissa, T., Munar, E., & Parhan, M. (2025). Relevansi nilai-nilai Piagam Madinah dan prinsip demokrasi di Indonesia. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(3), 76–90. https://doi.org/10.59841/ihsanika.v3i3.2850
Sari, N., Sari, D. R., & Noviani, D. (2023). Pemikiran pendidikan Islam pada masa awal. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(3), 148–160. https://doi.org/10.59841/ihsanika.v1i3.613
Sihabudin, A. (2025). Menjaga kehormatan dan harga diri perspektif pendidikan Islam. Rausyan Fikr, 21(1), 44–49. https://doi.org/10.31000/rf.v21i1.14339
Sugiyono. (2013). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D (Ed. 19). Penerbit Alfabeta.
Sumarno, W. F., Sodikin, A., & Virdaus, D. R. (2025). Perkembangan perekonomian dan mata pencaharian masyarakat Arab dari pra-Islam hingga datangnya Islam. Batuthah: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 4(1), 72–84. https://doi.org/10.38073/batuthah.v4i1.2492
Syaifuji, A., & Irawan, B. (2021). Pergeseran konteks syair Arab pada masa jahiliyah hingga masa awal Islam. A'jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 10(1), 153–166. https://doi.org/10.31314/ajamiy.10.1.153-166.2021
Syalabi, A. (1997). Sejarah pendidikan Islam (Ed. 7). Al-Husna Zikra.
Zed, M. (2004). Metode penelitian kepustakaan (Ed. 3). Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fandi Yuspika Irawan, Faridi Faridi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
By submitting an article manuscript, the author agrees to all policies set forth by the journal and publisher.
The author declares that:
- They have been authorized by their co-authors to enter into this agreement.
- The work described has not been officially published before, except in the form of an abstract or as part of a lecture, review, thesis, or preprint journal.
- The work is not currently under consideration for publication elsewhere.
- Its publication has been approved by all authors and by the responsible authorities—either implicitly or explicitly—of the institution where the work was conducted.
- They have obtained the right to reproduce any material that has been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors publishing in Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) License, which allows others to share the work with acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.
- Authors may enter into additional non-exclusive contractual agreements for the distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and increased citation of the published work.

3.png)

3.png)