MAKNA SIMBOLIK DALAM TRADISI ASSONGKABALA MASYARAKAT MAKASSAR DI BANGGAE TAKALAR DALAM PERSPEKTIF CLIFFORD GEERTZ

SYMBOLIC MEANING IN THE ASSONGKABALA TRADITION OF THE MAKASSAR COMMUNITY IN BANGGAE TAKALAR FROM CLIFFORD GEERTZ'S PERSPECTIVE

https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i4.5178

Authors

  • Mustika
  • Syamsudduha Universitas Negeri Makassar
  • Aswati Asri Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Makna Simbolik, Tradisi, Assongkabala, Interpretatif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan dan makna simbolik benda dalam tradisi Assongkabala masyarakat Makassar di Banggae Takalar dengan menggunakan teori antropologi interpretatif Clifford Geertz. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Keabsahan data diperoleh dari proses triangulasi dengan teknik triangulasi teori. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: proses pelaksanaan tradisi Assongkabala terdiri atas tiga tahapan yaitu, (1) tahapan pra pelaksanaan meliputi penetapan waktu pelaksanaan, persiapan perlengkapan dan sesajen, (2) tahapan pelaksanaan meliputi pembacaan doa dan Akratek, dan (3) tahapan pasca pelaksanaan meliputi pengambilan wadah Kakdok Massingkuluk. Makna simbolik benda dalam tradisi Assongkabala diperoleh melalui berbagai jenis benda atau simbol yang digunakan yang meliputi, Kakdok massingkuluk, Tompok kanre, Kakdok minyak, Umba-umba, Lekok Pakrappo, Pakleok, Bente, Kanjoli taibani, Kalongkong, Unti Bainang, Tumpi-tumpi, Jeknek inung, Kembokang, Paddupang, Bau-bauang, Kanre kebok, Mie goreng, Acarak bontek, Sambalak tiboang, Sikuyu, Doang, siagang Jukuk

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, A.R. 2022. Teori-teori Antropologi. Malang: CV. Literasi Nusantara Abadi.

Adijaya, S., & Zainal. (2024). Pemikir-Pemikir Besar Antropologi. Jawa Timur: Uwais Inspirasi Indonesia.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. California: SAGE Publications, Inc.

Febrianti, R. A., Mustaqimmah, N., & Yesicha, C. (2024). Makna Simbolik Tradisi Malam Balacuik dalam Pernikahan di Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman. Komunikasiana: Journal of Communication Studies, 6(1), 57. https://doi.org/10.24014/kjcs.v6i1.29954

Firdaus, M. R. (2025). Kajian simbolisme budaya Clifford Geertz terhadap tradisi larangan memakan ikan lele di Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan. 25(2). https://doi.org/https://doi.org/10.53515/qodiri.2025.23.2.550-564

Karolina, D., & Randy. (2021). Kebudayaan Indonesia. Jawa Tengah: Ereuka Media Aksara.

Machdi, A., Kembong Daeng, & Hajrah. (2024). Mitos dalam Ritual Songkabala Masyarakat Galesong Kabupaten Takalar. 1(3), 223–233. https://doi.org/https://doi.org/10.59562/jall.v1i3.1968

Musthafa, N. Q., & Darmawan, W. (2024). Penanaman Nilai-Nilai Multikultural dalam Tradisi Budaya Lokal di Aceh. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 11(2), 219–230. https://doi.org/10.31571/sosial.v11i2.7293

Novita, Y. (2025). Bahasa, simbol, dan makna: analisis antropologi budaya dalam komunikasi masyarakat. 01, 14–20.

Nurfitria Dewi, Yulius Yulius, & Ahmad Nisam. (2023). Nilai-Nilai Tradisi Ratik Palanta, H., Ludji, I., & Lattu, I. Y. (2023). Ukiran 'Passura’ Toraja sebagai Simbol Identitas Komunitas Kristen di Buntao Kabupaten Toraja Utara: Perspektif Clifford Geertz. Jurnal Basataka (JBT), 6(2), 296–309

Putri, E. A., & Yuanita, A. (2024). Kepercayaan dan Makna Simbolik dalam Novel Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul (Kajian interpretatif clifford geertz). 11(1).

Putri, E. W., & Agustang, A. D. M. P. (2022). Solidaritas Sosial pada Tradisi Songkabala di Bontocina Kabupaten Maros. Pinisi Journal of Sociology Education Review, 2(3), 73–79. https://doi.org/10.26858/pjser.v0i0.35915

Saefullah, A. S. (2024). Ragam Penelitian Kualitatif Berbasis Kepustakaan pada Studi Agama dan Keberagamaan dalam Islam. Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(4), 195–211. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i4.1428

Sari, T. N., Andriani, L. I., Sinaga, P., & Darmadi, D. (2022). Mengenal Upacara Adat Istiadat Kematian: Mangongkal Holi dan Nyewu Tradisi Turun-Temurun Daerah Medan dan Jawa. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 5(2), 176–183. https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i2.10284

Walidin, H. W., Saifullah, & Tabrani. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Aceh: FTK Ar-Raniry Press.

Downloads

Published

2026-05-26

How to Cite

Mustika, Syamsudduha, & Aswati Asri. (2026). MAKNA SIMBOLIK DALAM TRADISI ASSONGKABALA MASYARAKAT MAKASSAR DI BANGGAE TAKALAR DALAM PERSPEKTIF CLIFFORD GEERTZ: SYMBOLIC MEANING IN THE ASSONGKABALA TRADITION OF THE MAKASSAR COMMUNITY IN BANGGAE TAKALAR FROM CLIFFORD GEERTZ’S PERSPECTIVE. AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya, 5(4), 23–37. https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i4.5178

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.