Konstruksi Pemahaman Fikih Lingkungan Siswa melalui Program Pembelajaran Berbasis Upcycling Sampah: Studi Kasus di PNF KBRI Kuala Lumpur
DOI:
https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i3.5608Keywords:
Fiqh Al-Bi'Ah, Upcycling Sampah, Pendidikan Agama Islam, Pembelajaran Kontekstual, PKBM PNFAbstract
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya bertujuan membentuk pemahaman keagamaan peserta didik, tetapi juga menanamkan kesadaran dalam menjaga lingkungan sebagai bagian dari ajaran Islam. Namun, pembelajaran fikih lingkungan masih cenderung bersifat konseptual sehingga diperlukan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi pemahaman fikih lingkungan siswa melalui program pembelajaran berbasis upcycling sampah di PKBM PNF KBRI Kuala Lumpur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, pengelola, dan siswa, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan upcycling sampah mampu membangun pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari ajaran Islam. Pemahaman tersebut terbentuk melalui pengalaman belajar secara langsung yang dipadukan dengan penjelasan guru mengenai nilai-nilai fikih lingkungan, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep pelestarian lingkungan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis upcycling dapat menjadi alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang kontekstual dalam menginternalisasikan nilai-nilai fikih lingkungan pada lembaga pendidikan nonformal.
References
Abidin, A. Z., & Muhammad, F. (2020). Tafsir ekologis dan problematika lingkungan: Studi komparatif penafsiran Mujiyono Abdillah dan Mudhofir Abdullah terhadap ayat-ayat tentang lingkungan. QOF: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir, 4(1), 1–18. https://doi.org/10.30762/qof.v4i1.1990
Aliah, N., Djollong, A. F., Sudirmanto, S., Adyana, N. I., & Rheka, J. (2026). Model pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam kontekstual melalui pendekatan Contextual Teaching Learning untuk meningkatkan literasi spiritual siswa. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 91–99. https://doi.org/10.30599/mv0bh489
Amreta, M. Y., Afidah, N., Mufida, D. N., Rahmawati, I., & Aini, L. N. (2026). Inovasi pengelolaan tutup botol bekas menjadi barang serbaguna menuju sekolah Adiwiyata. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1). https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.40599
Arfian, W. (2024). Implementasi Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan critical thinking dalam pembelajaran materi Agama Islam. At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam, 9(1), 55–74. https://doi.org/10.22515/attarbawi.v9i1.8416
Aththoillah, M. S., Mahardhani, A. J., Cahyono, H., & Majid, I. A. (2024). Indonesian migrant community behavior and awareness in providing education rights for children. Didaktika Religia, 12(1), 1–16. https://doi.org/10.30762/didaktika.v12i1.3457
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Egan, J. D., Tolman, S., McBrayer, J. S., & Ballesteros, E. (2023). Reconceptualizing Kolb’s learning cycle as episodic and lifelong. Experiential Learning and Teaching in Higher Education, 6(1). https://doi.org/10.46787/elthe.v6i1.3607
Firasmita, A., Fawait, A., & Sari, D. K. (2025). Contextual Teaching and Learning based on HOTS and Pancasila Profile: Its influence on learning interest in Islamic Religious Education. MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(3), 936–957. https://doi.org/10.69552/mumtaz.v5i3.3639
Harist, D., Suresman, E., & Faqihuddin, A. (2026). Analisis penguatan self-efficacy dan kompetensi diri calon guru PAI melalui pengabdian di masjid dalam perspektif experiential learning. Nuris Journal of Education and Islamic Studies, 6(1), 140–161. https://doi.org/10.52620/jeis.v6i1.266
Hidayah, F. N. (2023). Implementasi pembelajaran kontekstual pada perkuliahan berbasis praktik. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 16(1), 43–50. https://doi.org/10.24832/jpkp.v16i1.783
Hung, L.-Y., Wang, S.-M., & Yeh, T.-K. (2023). Kolb’s experiential learning theory and marine debris education: Effects of different stages on learning. Marine Pollution Bulletin, 191, Article 114933. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2023.114933
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Kurdiati, L. A. (2025). When science meets nature: What research reveals about the transformative power and meaningfulness of contextual teaching in environmental science learning. Indonesian Journal of Science and Education, 10(1). https://doi.org/10.31002/ijose.v10i1.3809
Lasino, L., Rukmana, A. Y., Mokodenseho, S., & Aziz, A. M. (2023). Environmental education for sustainable development: A bibliometric review of curriculum design and pedagogical approaches. The Eastasouth Journal of Learning and Educations, 1(2), 65–75. https://doi.org/10.58812/esle.v1i02.108
Maghfiroh, U. L. (2024). Implementasi model Contextual Teaching and Learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(2), 180–198. https://doi.org/10.35719/adabiyah.v5i2.980
Mann, J., Gray, T., Truong, S., Brymer, E., Passy, R., Ho, S., Sahlberg, P., Ward, K., Bentsen, P., Curry, C., & Cowper, R. (2022). Getting out of the classroom and into nature: A systematic review of nature-specific outdoor learning on school children’s learning and development. Frontiers in Public Health, 10, Article 877058. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.877058
Maryam, S., Ilzamudin, I., & Muhajir, M. (2022). Pengembangan anak cerdas istimewa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Melibatkan metode Contextual Teaching and Learning. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(2), 459–477. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).11430
Millah, R. L., & Syahida, N. A. (2026). Implementing primary school upcycle media for waste classification: A Nusantara ecological tafsir study. TOTALITAS, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.62568/totalitas.v3i1.177
Muhammad, A., & Kerwanto. (2023). Relevansi pemikiran Seyyed Hossein Nasr tentang integrasi Islam dan sains terhadap pendidikan Islam di Indonesia. EDUMULYA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 8–24. https://doi.org/10.59166/edumulya.v1i2.105
Muniri, M. (2017). Fiqh al-bi’ah. Al-’Adalah: Jurnal Syariah dan Hukum Islam, 2(1), 33–50. https://doi.org/10.31538/adlh.v2i1.416
Muzakki, A., Sulaiman, M., & Hidayat, N. (2024). Integrasi nilai-nilai fiqh al-bi’ah dalam pendidikan Islam untuk membentuk karakter peduli lingkungan. Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 145–160.
Nur’aini, H., Mandala, B., Nahlunnisa, H., Darsono, B. S., & Rahmilija, F. (2025). Peningkatan pemahaman dan kepedulian lingkungan siswa melalui edukasi konservasi berbasis experiential learning di SMAN 12 Kota Jambi. Jurnal Oase Nusantara, 4(1), 1–5.
Purba, I. A., & Mutafarida, B. (2023). Eksistensi Green Sukuk Di Indonesia: Analisis Terhadap Fiqih Lingkungan Kh. Ali Yafie. Jurnal Adz-Dzahab: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 8(2), 167-179. https://journal.uiad.ac.id/index.php/adz-dzahab/article/view/1687
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. https://peraturan.go.id/id/uu-no-20-tahun-2003
Rizqi, D. I., Kasmila, A., Zulhannan, Murtadho, A., & Baharudin. (2025). Fikih lingkungan: Pemeliharaan lingkungan dalam perspektif Islam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4). https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38444
Serly, A., Khozin, K., & Hakim, R. (2025). Internalising environmental values through Islamic Religious Education in junior high school: Internalisasi nilai-nilai lingkungan hidup melalui Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah pertama. Halaqa: Islamic Education Journal, 9(1), 149–164. https://doi.org/10.21070/halaqa.v9i1.1724
Sibyan, A. L., & Abdillah, M. W. (2023). Actualization of Ali Yafie’s ecological fiqh in the dynamics of Indonesian Muslim thought. Al-’Adalah, 26(1), 89–100. https://doi.org/10.35719/aladalah.v26i1.351
Subagiya, B. (2023). Eksplorasi penelitian Pendidikan Agama Islam melalui kajian literatur: Pemahaman konseptual dan aplikasi praktis. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 12(3), 304–318. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v12i3.14113
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif (Edisi ke-3). Alfabeta.
Sulaeman, S., Ahmad, A., & Ridwan, I. (2025). Integrating fiqh al-bi’ah into project-based learning to enhance environmental character in Islamic higher education. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 6(4), 1009–1025. https://doi.org/10.31538/tijie.v6i4.2238
Syamsi, A., Ramdaeni, S., & Binasdevi, M. (2024). Innovative teaching strategies for Kurikulum Merdeka to improve education for Indonesian migrant children in Jeddah. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 11(1), 37–46. https://doi.org/10.15408/tjems.v11i1.37904
Tanjung, A., Rachman, I., & Matsumoto, T. (2024). The impact of environmental education, knowledge, and facility on pre-service teachers’ intention toward waste separation and recycling on campus: Teacher education institution in Indonesia case study. Journal of Material Cycles and Waste Management, 26, 3917–3927. https://doi.org/10.1007/s10163-024-02043-0
Wakhidah, N., & Erman. (2022). Examining environmental education content on Indonesian Islamic religious curriculum and its implementation in life. Cogent Education, 9(1), Article 2034244. https://doi.org/10.1080/2331186X.2022.2034244
Yafie, A. (2006). Merintis fiqh lingkungan hidup. Yayasan Amanah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wardahtusofiyah Wardahtusofiyah, Satuyar Mufid, Syuhud Syuhud

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
By submitting an article manuscript, the author agrees to all policies set forth by the journal and publisher.
The author declares that:
- They have been authorized by their co-authors to enter into this agreement.
- The work described has not been officially published before, except in the form of an abstract or as part of a lecture, review, thesis, or preprint journal.
- The work is not currently under consideration for publication elsewhere.
- Its publication has been approved by all authors and by the responsible authorities—either implicitly or explicitly—of the institution where the work was conducted.
- They have obtained the right to reproduce any material that has been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
License and Copyright Agreement
Authors publishing in Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) License, which allows others to share the work with acknowledgment of the authorship and initial publication in this journal.
- Authors may enter into additional non-exclusive contractual agreements for the distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and increased citation of the published work.

3.png)

3.png)