INTERSEKSIONAL DAN KEKERASAN PEREMPUAN DALAM CERPEN PENGAKUAN SUAMI PARINEM

INTERSECTIONALITY AND VIOLENCE AGAINST WOMEN IN THE SHORT STORY OF PARINEM'S HUSBAND'S CONFESSION

https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i3.5125

Authors

  • Devi Apyunita Universitas Negeri Makassar
  • Nur Hasbi Universitas Negeri Makassar

Keywords:

feminism interseksional, poskolonial, cerpen, kekerasan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan terhadap perempuan dalam cerpen Pengakuan Suami Parinem melalui pendekatan feminisme interseksional dan poskolonial. Sastra dipahami sebagai ruang representasi sosial yang merefleksikan relasi kuasa, termasuk ketimpangan gender yang bersifat struktural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik analisis teks melalui close reading. Data berupa kutipan-kutipan yang merepresentasikan pengalaman perempuan, seperti kekerasan seksual, stigma sosial, penghapusan identitas, dan resistensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan mengalami kekerasan berlapis akibat persilangan antara sistem patriarki dan kolonial. Kekerasan tidak hanya hadir dalam bentuk fisik, tetapi juga simbolik melalui stigma, pengabaian sosial, serta dominasi narasi laki-laki. Selain itu, tubuh perempuan berfungsi sebagai arsip trauma, sementara ingatan menjadi bentuk resistensi terhadap penghapusan sejarah. Penelitian ini menegaskan bahwa perempuan dalam teks sastra merupakan subjek historis yang aktif dalam menegosiasikan posisinya dalam struktur kekuasaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bourdie, P. (2001). Masculine domination. Standford University Press.

Butler, J.(1990). Gender trouble. Routledge.

Caruth, C. (1996). Unclaimed experience. Johns Hopkins University Press.

Connell, R. W. (2005). Masculinities (2nd ed.). University of California Press.

Crenshaw, K. (1989). Demarginalizing the intersection of race and sex. University of Chicago Legal Forum, 1989(1), 139-167

Jabrohim. (2015). Teori penelitian sastra. Pustaka Belajar.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mohanty, C. T. (2003). Feminism without borders. Duke University Press.

Mukminin, M. S. (2024). Representation of violence and resistence of female characters in the Perempuan Tanah Jahanam. Jurnal Penelitian: Ilmu Ilmu Sosial, 5(2)

Mustaqim, A. H. (2018). Ketertindasan dan perlawanan perempuan interseksionalitas dalam cerpen “Pohon Api” karya Oka Rusmini. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 8(1)

Nensilianti, Ridwan, & Ramadani, A. S. (2025). Relasi kuasa dalam Novel Pulang Karya Leila S. Chudori Persfektif Michael Foucault

Nensilianti, Arjun, & Ridwan. (2023). Ancaman otoritas Belanda terhadap pribumi yang prokemerdekaan Dalam Novel Rindu Karya Tere Liye: Kajian Postkolonial Edward. Totobuang, 11(2), 217-230

Priyatni, E. T. (2010). Membaca sastra dengan ancangan literasi kritis. Bumi Aksara.

Spivak, G. C. (1988). Can the subaltern speak? Dalam C. Nelson & L. Grossberg (Eds.), Marxism and the interpretation of culture (hlm. 271-313). University of Illinois Press.

Yuval-Davis, N. (1997). Gender and nation. Sage Publications

Downloads

Published

2026-03-26

How to Cite

Apyunita, D., & Hasbi, N. (2026). INTERSEKSIONAL DAN KEKERASAN PEREMPUAN DALAM CERPEN PENGAKUAN SUAMI PARINEM: INTERSECTIONALITY AND VIOLENCE AGAINST WOMEN IN THE SHORT STORY OF PARINEM’S HUSBAND’S CONFESSION. AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya, 5(3), 78–86. https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i3.5125

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.