Peningkatan Kesadaran Civitas Akademika Terhadap Pengelolaan Sampah Melalui Program Bank Sampah di FMIPA Universitas Negeri Makassar

https://doi.org/10.51574/matano.v2i2.4867

Authors

  • Sulfikar Sulfikar Program Studi Sains Lingkungan, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Nurjannah Oktorina Abdullah Program Studi Sains Lingkungan, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Sri Magfirah HS Program Studi Sains Lingkungan, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Nururrahmah Nururrahmah Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa, Indonesia
  • ST. Aisyah Humaerah Program Studi Sains Lingkungan, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Selsia Olivia Program Studi Sains Lingkungan, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Keywords:

Bank Sampah, 3R, Pengelolaan Sampah, Edukasi Lingkungan, Kesadaran Lingkungan

Abstract

Permasalahan sampah di lingkungan kampus menjadi tantangan yang memerlukan upaya pengelolaan yang berkelanjutan dan partisipatif. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah melalui program bank sampah sebagai implementasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di sumbernya.  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi civitas akademika dalam pengelolaan sampah melalui sosialisasi program bank sampah di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Makassar. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan cleaning service, mahasiswa, dan dosen, serta bekerja sama dengan Bank Sampah Pusat (BSP) sebagai mitra dan narasumber. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, observasi, dokumentasi, serta pengukuran pemahaman melalui pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada seluruh indikator, yaitu pengetahuan jenis sampah (30%), pemahaman konsep 3R (38%), pemahaman bank sampah (45%), kesadaran memilah sampah (27%), dan kemauan berpartisipasi (27%). Peningkatan tertinggi terdapat pada pemahaman bank sampah, menunjukkan efektivitas penyampaian materi berbasis praktik. Selain itu, pendekatan interaktif dan keterlibatan langsung mitra memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pemahaman peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan di lingkungan kampus.

References

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50, 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Asteria, D., & Heruman, H. (2016). BANK SAMPAH SEBAGAI ALTERNATIF STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI TASIKMALAYA (Bank Sampah (Waste Banks) as an Alternative of Community-Based Waste Management Strategy in Tasikmalaya). Jurnal Manusia dan Lingkungan, 23(1), 136–141. https://doi.org/10.22146/jml.18783

Bamberg, S., & Möser, G. (2007). Twenty years after Hines, Hungerford, and Tomera: A new meta-analysis of psycho-social determinants of pro-environmental behaviour. Journal of Environmental Psychology, 27(1), 14–25. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2006.12.002

Bonwell, C. C., & Eison, J. A. (1991). Active Learning: Creating Excitement in the Classroom. 1991 ASHE-ERIC Higher Education Reports. ERIC Clearinghouse on Higher Education, The George Washington University, One Dupont Circle, Suite 630, Washington, DC 20036-1183 ($17. https://eric.ed.gov/?id=ED336049

Dharma, S., Nururrahmah, N., Kamal, N. M., Humairah, S. A., & Hs, S. M. (2025). Penguatan Literasi Lingkungan Generasi Z Melalui Kegiatan Edukatif. Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(1), 77–87. https://doi.org/10.30605/atjpm.v7i1.6675

Dwi, C., & Triwansya, A. (2025). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KELURAHAN NUSA INDAH KOTA BENGKULU. TRIBUTE: JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES, 6(2), 172–181. https://doi.org/10.33369/tribute.v6i2.44174

Fatmawati, A., Muhsin, M. A., & Taufik, A. (2019). KINERJA PELAYANAN BANK SAMPAH KOTA MAKASSAR. 1.

Hanafie, N. K., Sudirman, M., & Ramadan, D. (2023). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANK SAMPAH DI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR. Jurnal Tomalebbi, 10(2), 87–94. https://doi.org/10.56680/jt.v10i2.42779

Hs, S. M. (2023). Tantangan Penerapan Gaya Hidup Zero Waste Skala Rumah Tangga di Indonesia. Jurnal Multidisiplin West Science, 2(07), Article 07. https://doi.org/10.58812/jmws.v2i07.491

Hs, S. M., Kamal, N. M., Humaerah, S. A., Dharma, S., & Aziz, S. M. (2024). Edukasi Gaya Hidup Zero Waste untuk Mendukung Pelestarian Lingkungan di Desa Nirannuang Kabupaten Gowa. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), Article 4. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.1079

Kaza, S., Yao, L., Bhada-Tata, P., & Van Woerden, F. (2018). What A Waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management to 2050. World Bank Group.

Kolb, D. (1984). Experiential Learning: Experience As The Source Of Learning And Development. Dalam Journal of Business Ethics (Vol. 1).

Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239–260. https://doi.org/10.1080/13504620220145401

Peraturan Pemerintah (PP) No. 81 Tahun 2012, 81 Peraturan Pemerintah (PP) (2012). http://peraturan.bpk.go.id/Details/5295/pp-no-81-tahun-2012

Sudiyanto, I. W., & Hs, S. M. (2025). Strategi Penguatan Bank Sampah dalam Implementasi Zero Waste di Indonesia: Pendekatan Berbasis Studi Literatur. Jurnal Multidisiplin West Science, 4(02), Article 02. https://doi.org/10.58812/jmws.v4i02.2055

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. //digilib.unigres.ac.id%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D43

Suryani, A. (2014, Juni 30). PERAN BANK SAMPAH DALAM EFEKTIVITAS PENGELOLAAN SAMPAH (STUDI KASUS BANK SAMPAH MALANG). https://www.semanticscholar.org/paper/PERAN-BANK-SAMPAH-DALAM-EFEKTIVITAS-PENGELOLAAN-Suryani/d2a8ad9c8dca8a56520019083a06c0cb9b1f761d

Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, 18 Undang Undang (UU) (2008). http://peraturan.bpk.go.id/Details/39067/uu-no-18-tahun-2008

UNEP. (2015). Global Waste Management Outlook. United Nations Environment Programme.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development. https://sdgs.un.org/2030agenda

Yuriev, A., Dahmen, M., Paillé, P., Boiral, O., & Guillaumie, L. (2020). Pro-environmental behaviors through the lens of the theory of planned behavior: A scoping review. Resources, Conservation and Recycling, 155, 104660. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2019.104660

Yustiani, Y. M., Rochaeni, A., & Aulia, E. (2019). Konsep Pengelolaan Sampah Di Desa Babakan Kabupaten Bandung. EnviroScienteae, 15(1), 121–126. https://doi.org/10.20527/es.v15i1.6332

Downloads

Published

2026-05-16

How to Cite

Sulfikar, S., Abdullah, N. O., HS, S. M., Nururrahmah, N., Humaerah, S. A., & Olivia, S. (2026). Peningkatan Kesadaran Civitas Akademika Terhadap Pengelolaan Sampah Melalui Program Bank Sampah di FMIPA Universitas Negeri Makassar. Matano: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 65–75. https://doi.org/10.51574/matano.v2i2.4867

Issue

Section

Articles