HUBUNGAN BAHASA DENGAN OTAK: KAJIAN NEUROLOGIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP GANGGUAN BAHASA

THE RELATIONSHIP BETWEEN LANGUAGE AND THE BRAIN: A NEUROLOGICAL STUDY AND ITS IMPLICATIONS FOR LANGUAGE DISORDERS

https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i2.4984

Authors

  • Nurrahma Latief Universitas Negeri Makassar
  • Muh Syukri Gaffar Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Neurolinguistik, afasia, gangguan berbahasa

Abstract

Kemampuan berbahasa merupakan salah satu ciri khas manusia yang membedakannya dari makhluk lain dan kemampuan ini erat kaitannya dengan fungsi neurologis otak. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara sistem bahasa dengan struktur dan fungsi otak manusia dari perspektif neurolinguistik. Melalui pendekatan kualitatif berupa studi pustaka, penelitian ini membahas mekanisme otak dalam memproses bahasa, wilayah otak yang terlibat seperti area Broca dan Wernicke, serta gangguan bahasa yang timbul akibat kerusakan neurologis, seperti afasia. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya diproses oleh satu area tunggal, melainkan melibatkan jaringan neural yang kompleks. Gangguan neurologis, khususnya stroke, dapat mengakibatkan berbagai bentuk afasia yang mengganggu aspek morfosintaksis dan produksi ujaran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa proses bahasa sangat bergantung pada integritas sistem saraf pusat, terutama hemisfer kiri otak. Oleh karena itu, pendekatan neurolinguistik menjadi penting dalam memahami dasar biologis dari kemampuan berbahasa dan dalam mengembangkan intervensi terapeutik untuk penderita gangguan bahasa. Artikel ini merekomendasikan integrasi antara ilmu bahasa dan neurosains dalam pendidikan serta rehabilitasi gangguan bahasa sebagai upaya membangun pemahaman yang lebih utuh terhadap fungsi bahasa manusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abutalebi, J., & Green, D. W. (2022). Neuroimaging of language control in bilinguals:

Neural adaptation and reserve. Bilingualism: Language and Cognition, 25(3),

397–409. https://doi.org/10.1017/S1366728922000025

Awhinarto, A., & Suyadi, S. (2020). Otak karakter dalam pendidikan Islam: Analisis

kritis

pendidikan

karakter

Islam

berbasis

neurosains.

https://consensus.app/papers/otak-karakter-dalam-pendidikan-islam-analisis

kritis-awhinarto-suyadi/d46e5f30c2da5972ab953d67c8476430/?utm

https://doi.org/10.21831/JPK.V10I1.29693

Binder, J. R. (2015). The Wernicke area: Modern evidence and a reinterpretation.

Neurology,

85(24),

2170–2175.

https://doi.org/10.1212/WNL.0000000000002219

Cahana-Amitay, D., & Albert, M. L. (2015). Redefining recovery from aphasia.

American Journal of Speech-Language Pathology, 24(2), 180–190.

https://doi.org/10.1044/2015_AJSLP-14-0104

Duffau, H. (2018). Functional mapping before and after low-grade glioma surgery: A

new way to individualize the extent of resection. Neuro-Oncology, 20(6), 748

760. https://doi.org/10.1093/neuonc/nox196

Friederici, A. D. (2017). Language in our brain: The origins of a uniquely human

capacity. MIT Press.

Grodzinsky, Y., & Santi, A. (2023). The Battle for Broca’s region: Syntax, working

memory, and the left inferior frontal gyrus. Trends in Cognitive Sciences, 27(7),

614–628. https://doi.org/10.1016/j.tics.2023.04.005

Hagoort, P. (2019). The neurobiology of language beyond single words. Annual

Review of Neuroscience, 42, 011-026. https://doi.org/10.1146/annurev-neuro

070918-050352

Nurbaiti, F., & Arimi, M. (2016). Tuturan penolakan cinta dalam bahasa Indonesia:

Analisis

sosiolinguistik.

https://consensus.app/papers/tuturan-penolakan

cinta-dalam-bahasa-indonesia-analisis-nurbaiti

arimi/d93176b85b2c5b7f9fd6ca638d155825/?utm

Price, C. J. (2022). The evolution of cognitive models for speech and language. Brain

and Language, 226, 105056. https://doi.org/10.1016/j.bandl.2021.105056

Rahman, R. A., & Zaini, A. (2020). Bidang pengajian bahasa Arab dan kaitannya

dengan bidang sosiolinguistik di Malaysia: Analisis matrik keutamaan. e-Jurnal

Bahasa dan Linguistik (e-JBL). https://consensus.app/papers/bidang

pengajian-bahasa-arab-dan-kaitannya-dengan-bidang-rahman

zaini/3b6424bc72765b61a4df370066e1f522/?utm

https://doi.org/10.53840/ejbl.v2i1.30

Sugiyanto, E., & Bisri, D. Y. (2019). Hubungan parameter koagulasi dengan tipe,

ukuran, dan jumlah perdarahan pada operasi tumor otak supratentorial. Jurnal

Neuroanestesi

Indonesia.

https://consensus.app/papers/hubungan

parameter-koagulasi-dengan-tipe-ukuran-dan-sugiyanto

bisri/54613b48d8f35931aaeb96a98cd23e33/?utm

https://doi.org/10.24244/JNI.V8I2.201

Traxler, M. J., & Gernsbacher, M. A. (2020). Handbook of psycholinguistics (3rd ed.).

Academic Press.

Vigneau, M., Beaucousin, V., Hervé, P. Y., Jobard, G., Petit, L., Crivello, F., Mellet,

E., Zago, L., Mazoyer, B., & Tzourio-Mazoyer, N. (2016). What is right

85

AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia dan Pembelajarannya

Nurrahma & Gaffar. 5(2): 79-86

hemisphere contribution to phonological, lexico-semantic, and sentence

processing?

NeuroImage,

54(1),

577–593.

https://doi.org/10.1016/j.neuroimage.2010.07.036

Wulandari, S. (2020). Ujaran penderita afasia motorik karena strok di staf medis

fungsional penyakit saraf RSUD Dr. Soetomo Surabaya: Studi kasus

morfosintaksis

dalam

tinjauan

neurolinguistik.

https://consensus.app/papers/ujaran-penderita-afasia-motorik-karena-strok

di-staf-medis-wulandari/12b19985bc295371a60de74b5817319b/?utm

https://doi.org/10.36843/TB.V7I2.168

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Latief, N., & Gaffar, M. S. (2026). HUBUNGAN BAHASA DENGAN OTAK: KAJIAN NEUROLOGIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP GANGGUAN BAHASA: THE RELATIONSHIP BETWEEN LANGUAGE AND THE BRAIN: A NEUROLOGICAL STUDY AND ITS IMPLICATIONS FOR LANGUAGE DISORDERS. AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pembelajarannya, 5(2), 79–86. https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i2.4984

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.