Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Perencanaan Pembelajaran Mendalam Berbantuan Artificial Intelligence (AI) pada Guru MTs Muhammadiyah Bantaeng

https://doi.org/10.51574/matano.v2i1.4696

Authors

  • Amiruddin Amiruddin Magister Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Karmila Karmila Magister Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Dewi Heryanti Sulaiman Magister Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Takdirmin Takdirmin Magister Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Mutmainnah Mutmainnah Magister Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Andi Mulawakkan Firdaus Magister Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Keywords:

kurikulum berbasis cinta, pengembangan guru, Artificial Intelligence

Abstract

Diseminasi kurikulum berbasis cinta merupakan pendekatan humanistik yang menekankan empati, kasih sayang, dan penghargaan terhadap martabat peserta didik sebagai dasar transformasi pembelajaran. Seiring perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), guru memiliki peluang untuk merancang pembelajaran mendalam (deep learning) yang lebih adaptif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendiseminasikan konsep kurikulum berbasis cinta sekaligus meningkatkan kapasitas guru MTs Muhammadiyah Bantaeng dalam merancang pembelajaran mendalam berbantuan AI. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan konseptual, lokakarya penyusunan perangkat pembelajaran, praktik penggunaan aplikasi AI, serta pendampingan dalam merancang modul ajar dan asesmen autentik. Kegiatan melibatkan guru secara aktif melalui diskusi reflektif dan praktik penyusunan perangkat ajar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai implementasi kurikulum berbasis cinta serta kemampuan memanfaatkan AI dalam merumuskan tujuan pembelajaran, merancang aktivitas belajar yang variatif, dan mengembangkan asesmen kontekstual. Oleh karena itu, model Love–AI Deep Learning Framework direkomendasikan sebagai strategi penguatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang humanis, adaptif, dan inovatif.

References

Amin, S., & Raharjo, H. (2023). Integrasi nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran sebagai landasan pedagogik modern. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 55–67. https://doi.org/10.21831/jpk.v14i1.60345

Azizah, R., & Rosadi, D. (2024). Peran guru dalam implementasi pembelajaran mendalam pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 9(2), 122–134.

Cahyono, A., & Rahayu, P. (2023). Artificial intelligence and its potential in empowering teachers’ pedagogical practices. International Journal of Educational Technology, 18(3), 211–225. https://doi.org/10.1080/1475939X.2023.2198754

Daliman, R., & Fitriana, A. (2022). Penguatan pembelajaran berbasis empati dalam pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Humanis, 7(1), 33–45.

Fitriani, S., & Arif, M. (2024). Generative AI for designing lesson plans: Opportunities and challenges in Indonesian schools. Journal of Digital Education and Innovations, 5(2), 89–103. https://doi.org/10.56789/jdei.v5i2.241

Hidayat, S., & Yusri, M. (2022). Strategi pembelajaran mendalam dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(4), 301–312. https://doi.org/10.17977/jip.v28i4.15876

Iqbal, M., & Hassan, N. (2025). Love-based curriculum and humanistic pedagogy: A conceptual review. Journal of Holistic Education Research, 12(1), 49–64. https://doi.org/10.1080/27698765.2025.1023456

Kholifah, N., & Sa’diyah, L. (2023). Pengembangan profesional guru melalui komunitas belajar berbasis kolaborasi. Jurnal Pengembangan Guru, 4(2), 77–90.

Komariah, N., & Sunaengsih, C. (2025). AI-based teaching materials for deep learning approach: A teacher development perspective. Journal of Technology-Enhanced Learning, 13(1), 101–115. https://doi.org/10.1007/s11423-025-10123-9

Laili, Q., & Mustofa, A. (2024). Pemanfaatan teknologi AI dalam asesmen autentik. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(3), 141–152. https://doi.org/10.21831/jitp.v8i3.61234

Malik, S., & Rahman, F. (2023). Deep learning approach in 21st-century education. International Journal of Learning Sciences, 10(2), 55–70. https://doi.org/10.1080/10508406.2023.2198765

Nugraha, T., & Fauziah, E. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam membangun pembelajaran yang berpihak pada murid. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 15(1), 1–12.

Nurmala, S., & Prasetyo, M. (2023). Nilai kasih sayang dan hubungan guru–siswa dalam pembelajaran humanistik. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 12(2), 89–100.

Pratama, D., & Utami, A. (2024). Transformasi pengembangan kompetensi guru melalui teknologi digital. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 6(1), 44–57.

Rahmawati, L., & Dewi, M. (2025). AI in personalized learning: Teachers’ readiness and challenges. Journal of Smart Education Systems, 9(1), 13–27. https://doi.org/10.1007/s40593-025-00345-6

Rini, S., & Kurniawan, T. (2023). Pendekatan humanistik dalam desain kurikulum berbasis nilai. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 18(3), 145–159.

Sari, N., & Yuliani, F. (2024). Penyusunan modul pembelajaran mendalam pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogik Nusantara, 11(2), 201–215.

Sukardi, I., & Ramadhani, P. (2022). Praktik reflektif guru sebagai strategi peningkatan kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Profesional, 9(1), 25–39.

Sutrisno, A., & Hamid, M. (2025). Integrating empathy and technology in future education. International Journal of Humanizing Education, 7(1), 74–90. https://doi.org/10.1080/27698765.2025.1024567

Yusrizal, Y., & Rusmini, A. (2024). Pendampingan guru dalam pengembangan pembelajaran kontekstual dan mendalam. Jurnal Pendidikan Madrasah, 12(1), 155–167.

Downloads

Published

2026-03-10

How to Cite

Amiruddin, A., Karmila, K., Sulaiman, D. H., Takdirmin, T., Mutmainnah, M., & Firdaus, A. M. (2026). Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Perencanaan Pembelajaran Mendalam Berbantuan Artificial Intelligence (AI) pada Guru MTs Muhammadiyah Bantaeng. Matano: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 57–64. https://doi.org/10.51574/matano.v2i1.4696

Issue

Section

Articles