Transformasi Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Perencanaan dan Bahan Ajar Berbasis Kebutuhan Belajar
https://doi.org/10.51574/matano.v2i1.4620
Keywords:
Pendampingan, Bahan Ajar, Kebutuhan Belajar, KKGAbstract
Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah masih menghadapi permasalahan berupa perencanaan pembelajaran yang belum sepenuhnya berbasis kebutuhan belajar peserta didik serta keterbatasan bahan ajar kontekstual. Kegiatan ini bertujuan mentransformasi pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penguatan perencanaan pembelajaran dan pengembangan bahan ajar berbasis kebutuhan belajar guru di komunitas Kelompok Kerja Guru Gugus 1 Bangkala. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pemetaan kebutuhan belajar, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta praktik penerapan pembelajaran yang disertai refleksi. Kegiatan melibatkan empat puluh lima guru Bahasa Indonesia yang terbagi ke dalam tiga kelompok jenjang pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menyusun perencanaan pembelajaran yang lebih adaptif serta mengembangkan bahan ajar kontekstual sesuai karakteristik peserta didik. Manfaat kegiatan terlihat pada peningkatan kompetensi guru, tersedianya perangkat pembelajaran yang relevan, serta menguatnya kolaborasi guru dalam komunitas. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia melalui keterlibatan aktif guru sebagai bagian dari komunitas pembelajar.
References
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2020). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute. https://doi.org/10.54300/122.311
Desimone, L. M., & Pak, K. (2020). Instructional coaching as high-quality professional development. Theory Into Practice, 59(1), 3–14. https://doi.org/10.1080/00405841.2019.1702395
Fitriani, Y., & Putra, A. (2021). Pengembangan bahan ajar kontekstual Bahasa Indonesia berbasis kebutuhan siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 85–94. https://doi.org/10.22202/jpbsi.2021.v10i2.4567
Hidayat, R., & Asyafah, A. (2022). Peran komunitas belajar guru dalam peningkatan kompetensi pedagogik. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 21(1), 45–56. https://doi.org/10.17509/jip.v21i1.43210
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pengembangan komunitas belajar. Kemendikbudristek.
Loughran, J. (2021). Professional learning and practice: What matters most. Teachers and Teaching, 27(1–4), 1–13. https://doi.org/10.1080/13540602.2021.1913400
Nugroho, R., & Pratiwi, Y. (2023). Pendampingan guru dalam pengembangan perangkat pembelajaran adaptif. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 29(3), 211–220. https://doi.org/10.24114/jpkm.v29i3.38921
Rahmawati, I., & Suyanto, S. (2020). Analisis kebutuhan belajar sebagai dasar perencanaan pembelajaran efektif. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(3), 367–376. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v9i3.28415
Sari, D. P., & Mulyono, H. (2022). Pengembangan profesional guru berbasis komunitas praktisi. Cakrawala Pendidikan, 41(2), 389–402. https://doi.org/10.21831/cp.v41i2.45873
Timperley, H. (2020). Teacher professional learning and development. Educational Researcher, 49(8), 548–560. https://doi.org/10.3102/0013189X20961002
Wenger-Trayner, E., & Wenger-Trayner, B. (2021). Communities of practice: Learning, meaning, and identity revisited. Learning, Culture and Social Interaction, 31, 100558. https://doi.org/10.1016/j.lcsi.2021.100558
Yuliana, S., & Kurniawan, D. (2024). Pemberdayaan guru melalui pelatihan perencanaan pembelajaran berbasis kebutuhan belajar. MATANO: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 15–25.









