Efektivitas E-LKPD Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar

Authors

  • Salsabila Firdaus Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Surabaya
  • Ivo Yuliana Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Surabaya
  • Julianto Julianto Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Surabaya
  • Nadia Lutfi Choirunnisa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i4.5997

Keywords:

E-LKPD, Deep Learning, Kompetensi Sains, Sekolah Dasar

Abstract

Kompetensi sains merupakan aspek penting dalam pembelajaran sekolah dasar, karena mencakup kemampuan dalam menjelaskan fenomena secara ilmiah, merancang dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah, serta menginterprestasi data dan bukti ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) berbasis deep learning dalam meningkatkan kompetensi sains siswa pada topik ekosistem. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain pra-eksperimen, khususnya desain one-group pretest-posttest, Penelitian ini melibatkan 28 siswa kelas V SDN Balongsari 1/500 Surabaya, dengan data yang diperoleh melalui pretest dan posttest. Analisis dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk, N-Gain, dan paired-samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi sains siswa, dengan nilai rata-rata yang meningkat dari 51,07 menjadi 86,07 serta nilai N-Gain sebesar 0,73146. Berdasarkan indikator kompetensi sains, kemampuan menjelaskan fenomena ilmiah mencapai skor N-Gain hingga 0,73 (kategori tinggi), kemampuan merancang dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah mencapai skor 0,63 (kategori sedang), serta kemampuan menginterprestasi data dan bukti ilmiah mencapai skor 0,72 (kategori tinggi). Uji Shapiro-Wilk menghasilkan nilai signifikansi 0,108, yang menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi distribusi normal. Sementara itu, uji-t sampel berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi( p < 0,001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD) berbasis deep learning efektif dalam meningkatkan kompetensi sains siswa pada topik ekosistem. Hasil ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran digital tersebut berpotensi menjadi sumber belajar alternatif yang mampu mendukung proses pembelajaran sains di sekolah dasar secara lebih efektif.

References

Anwar, M. S., Ratnasari, D., & Lestari, D. P. (2025). Kurikulum Merdeka sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan pada abad 21 di pendidikan dasar. Jurnal PGSD, 18(1), 13–20. https://doi.org/10.33369/pgsd.18.1.13-20

Aprina, E. A., Fatmawati, E., & Suhardi, A. (2024). Penerapan model Problem Based Learning untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis pada muatan IPA sekolah dasar. Jurnal Educatio, 13(1). https://doi.org/10.58230/27454312.496

Astria, F. P., Wardani, K. S. K., Nurwahidah, N., & Hasnawati, H. (2022). Analisis kemampuan literasi sains (KLS) siswa sekolah dasar pada pembelajaran sains. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4b), 2744–2752. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i4b.1064

Choirunnisa, N. L., Suryanti, & Rahmawati, D. (2023). Effectiveness of STEAM learning based on “Robotis” projects to improve science literacy of elementary school students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(6), 4836–4841. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i6.3524

Gunawan, A., Alfarisi, M., & Widiono, A. (2026). Pengembangan bahan ajar berbasis literasi bahasa dan sains untuk sekolah dasar. Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya, 6(2), 343–350. https://doi.org/10.58218/lambda.v6i2.3050

Haq, M. D., & Prasetiyo, N. T. (2025). Deep learning sebagai pendekatan transformasional dalam pendidikan: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(3), 1826–1842. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.3.2025.7021

Hulwah, L., & Suriani, A. (2025). Pentingnya pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan pemahaman konsep sains pada siswa SD. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 3(3), 365–373. https://doi.org/10.61132/arjuna.v3i3.1989

Jannah, M., Sudibyo, E., & Mursyidah, R. W. (2024). Analisis keterampilan literasi sains siswa melalui implementasi model pembelajaran guided inquiry. PENSA: E-Jurnal Pendidikan Sains, 12(3). https://doi.org/10.26740/pensa.v12i3.62670

Julianto, Suprayitno, Febriyanti, I. P. W., Putri, N., Kurniasari, Hidayati, F., Ekananda, Rahmadi, & Salsabila. (2024). Analysis of students’ critical thinking ability in the class IV science learning process of elementary schools through mini turbine wind power plant learning media. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(1), 284–290. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i1.5789

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Kajian akademik Kurikulum Merdeka. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. https://kemendikdasmen.go.id

Khery, Y., Sarjan, M., Ahzan, S., & Efendi, I. (2022). Konseptualisasi literasi sains mengacu pada kerangka sains PISA sejak tahun 2000. Educatoria: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 2(4), 200–231. https://doi.org/10.36312/ejiip.v2i4.117

Kurniati, E., & Adelia, K. A. C. (2024). Pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap literasi sains siswa SMA. Magnetic: Research Journal of Physics and Its Application, 3(2), 248–252. https://doi.org/10.59632/magnetic.v3i2.387

Kusuma, A. C., Safitri, E., Agustina, F. A., & Mayarni, M. (2026). Pendekatan deep learning dalam pendidikan: Analisis literatur. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(1), 20–24. https://doi.org/10.60126/jim.v4i1.1405

Maryani, I., & Rupilu, A. C. (2025). Boosting scientific literacy and learning motivation in elementary students through a contextual plant encyclopedia. Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi, 18(1), 232–242. https://doi.org/10.21009/biosferjpb.50376

Nurfarida, D., Sumarno, H., Adawiyah, R. A., & Suryana, A. (2026). Digital-based deep learning in elementary science education: Implementation and outcomes in ecosystem learning. PrimaryEdu: Journal of Primary Education, 10(1). https://doi.org/10.22460/pej.v10i1.7014

Nurfiani, H. A. (2024). Pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) keterampilan proses sains berbasis model pembelajaran POE (Predict, Observe, and Explain) pada materi kalor dan perpindahannya di MI Assalam Kota Batu. Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 3(2), 110–128. https://doi.org/10.18860/ijpgmi.v3i2.7686

OECD. (2023). PISA 2022 assessment and analytical framework. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/dfe0bf9c-en

OECD. (2026a). PISA 2025 results (Volume I): Future-ready students. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/73451bc5-en

OECD. (2026b). PISA 2025 science framework. Organisation for Economic Co-operation and Development. https://pisa-framework.oecd.org/science-2025/idn_ind/

Prasetiya, U. A., Rohman, A. D., Sari Asih, T. U., & Mahmudah, U. (2025). Strategi deep learning pada pembelajaran IPAS digital berbasis meaningful, mindful, dan joyful learning. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(3), 649–659. https://doi.org/10.54069/attadrib.v8i3.1052

Putri, D. S., Agusdianita, N., Susanta, A., Anjani, N., & Listari, A. P. (2026). Analisis kebutuhan pengembangan E-LKPD berbasis pendekatan deep learning pada pelajaran Matematika untuk siswa sekolah dasar. Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan, 6(1), 227–233. https://doi.org/10.36312/panthera.v6i1.869

Rahayu, M. D. (2025). Pengembangan E-LKPD berbasis guided discovery dengan memanfaatkan web Olabs untuk meningkatkan keterampilan proses sains terintegrasi materi fotosintesis. BioEdu: Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi, 14(3). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu/article/view/70130

Rahmahwati, L., & Hidayati, N. (2026). Kajian awal pengembangan E-LKPD berbasis deep learning untuk mata pelajaran IPA kelas VIII SMPN 4 Siak Hulu. Identik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3. https://sihojurnal.com/index.php/identik/article/view/1134

Rahmaniati, R., & Bulkani, B. (2025). Development of STEM-based E-LKPD using deep learning principles to improve elementary school students’ science competence. Jurnal Ta'dib, 28(2). https://doi.org/10.31958/jt.v28i2.15979

Raphasya, F. H., Octavia, B., & Nuradiah, M. F. (2026). Pengembangan E-LKPD inkuiri berorientasi fermentasi rusip untuk meningkatkan pemahaman konsep dan scientific skills siswa Fase E. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 14(1), 141–152. https://doi.org/10.21831/jpms.v14i1.92735

Rohmaya, N., Suardana, I. N., & Tika, I. N. (2023). Efektifitas E-LKPD kimia SMA/MA dengan model pembelajaran berbasis masalah berkonteks isu-isu sosial sains dalam meningkatkan literasi sains peserta didik. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(1), 25–33. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i1.825

Sari, E. R., Haryadi S, E. F., & Lestari, N. (2022). Pembelajaran kontekstual untuk melatih kemampuan literasi sains siswa. QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA dan Aplikasinya, 2(1), 1–4. https://doi.org/10.46368/qjpia.v2i1.551

Sugiarto, W., & Nurohman, S. (2026). Hypermodule deep learning iSTEM untuk meningkatkan literasi sains siswa di sekolah menengah pertama. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 10(2), 567–588. https://doi.org/10.67686/didaktika.v10i2.2165

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukarelawa, M. I., Indratno, T. K., & Ayu, S. M. (2024). N-Gain vs stacking: Analisis perubahan abilitas peserta didik dalam desain one group pretest-posttest. Suryacahya.

Suryanti, S., Nursalim, M., Choirunnisa, N. L., & Yuliana, I. (2024). STEAM-project-based learning: A catalyst for elementary school students’ scientific literacy skills. European Journal of Educational Research, 13(1), 1–14. https://doi.org/10.12973/eu-jer.13.1.1

Verawati, U. J. (2023). Implementasi pengembangan bahan ajar berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa. Social Science Academic, 1(1), 137–149. https://doi.org/10.37680/ssa.v1i1.3307

Yuliana, I., Cahyono, M. E., Widodo, W., & Irwanto, I. (2021). The effect of ethnoscience-themed picture books embedded within context-based learning on students’ scientific literacy. Eurasian Journal of Educational Research, 21(92), 303–322. https://doi.org/10.14689/ejer.2021.92.16

Yuliana, I., Jatmiko, B., Widodo, W., & Suryanti. (2025a). Primary education students’ scientific literacy in terms of some variables. Edelweiss Applied Science and Technology, 9(1), 1277–1288. https://doi.org/10.55214/25768484.v9i1.4384

Yuliana, I., Jatmiko, B., Widodo, W., & Suryanti. (2025b). A bibliometric mapping on scientific literacy in primary education (2000–2024). Perspectives of Science and Education, 76(4), 197–212. https://doi.org/10.32744/pse.2025.4.13

Yuniarti, F. D., Sahnan, S. I., Mala, Y., Aprilliani, B. N., & Sani, M. A. (2026). Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran IPAS untuk alternatif penguatan pemahaman konsep sains siswa (Studi kasus di SDN 5 Mataram). MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah, 7(2), 140–151. https://doi.org/10.19166/mubtadi.v7i2.22809

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Firdaus, S., Yuliana, I., Julianto, J., & Choirunnisa, N. L. (2026). Efektivitas E-LKPD Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 5(4), 849–862. https://doi.org/10.51574/judikdas.v5i4.5997

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 

You may also start an advanced similarity search for this article.