Rekonstruksi Pedagogi Pendidikan Kewarganegaraan melalui Model Blended Learning Variatif-Partisipatif
https://doi.org/10.51574/jrip.v6i1.4109
Keywords:
Model Pembelajaran, Variatif-Partisipatif, Nearpod, Kelompok Debat, Video Role-PlayAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran variative-partisipatif berbasis blended learning dalam meningkatkan kepuasan, minat, dan partisipasi mahasiswa pada Mata Kuliah Umum Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya dalam konteks karakteristik belajar Generasi Z. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan mixed methods melalui triangulasi data. Data kuantitatif diperoleh melalui pra dan pos kuesioner, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan mahasiswa dan pakar pendidikan karakter. Model pembelajaran baru mengintegrasikan media digital Nearpod, aktivitas debat kelompok, dan video role-play dalam skema blended learning. Partisipan penelitian berjumlah 43 mahasiswa dari beberapa program studi di Universitas Ma Chung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran variative-partisipatif mampu meningkatkan variasi pembelajaran, menurunkan tingkat kebosanan, serta meningkatkan minat dan kepuasan mahasiswa. Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap blended learning mencapai 93%, dan kepuasan terhadap model pembelajaran baru sebesar 82,1%. Namun demikian, ditemukan penurunan motivasi aktif mahasiswa dalam tatap muka kelas, yang dipengaruhi oleh faktor teknis (koneksi internet) dan strategi komunikasi dosen. Penelitian ini menawarkan model pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan variasi aktivitas, partisipasi aktif, dan teknologi digital-visual dalam kerangka pendidikan karakter. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan pembelajaran MKU serta implikasi kebijakan institusional dalam merespons kebutuhan belajar Generasi Z di pendidikan tinggi.
Downloads
References
Ahmad Muhibbin, B. S. (2016). Model Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Isu-Isu Kontroversial di Madia Massa Untuk Meningkatkan Sikap Demokrasi Mahasiswa dan Implikasinya Bagi Masyarakat Madani. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 26(1), 1-10.
Aisyah Nurhikmah, H. P. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Melalui Game Educandy Untuk Meningkatkan Karakter Belajar Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora, 2(3), 439-448. Retrieved from https://bajangjournal.com/index.php/JPDSH
Ali Elhami, B. K. (2022) Conducting an Interview in Qualitative Research: The Modus Operandi. MEXTESOL Journal, 46(1), 1-7. doi: 10.61871/mj.v46n1-3
Alya Maisarah, N. A. (2025). Pengaruh Metode Diskusi Kelompok dan Debat Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 334-346. Retrieved from https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/edusociety
Asadul Islam, F. M. (2022) Justification for Adopting Qualitative Research Method, Research Approaches, Sampling Strategy, Sample Size, Interview Method, Saturation, and Data Analysis. Journal of International Business and management, 5(1), 1-11. doi: https://doi.org/10.37227/JIBM-2021-09-1494
Dayu Rika Perdana, M. M. (2020). Implementasi Blended Learning Untuk Penguatan Pendidikan Karakter Pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 8(2), 89-101.
Husnul Hotimah, F. M. (2025). Perbandingan Efektivitas Metode Pembelajaran Luring dan Daring Terhadap Pemahaman Siswa. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(1), 441-448. doi: https://doi.org/10.61722/jmia.v2i1.3415
Koni Olive Tunas, R. D. (2024). Kurikulum Merdeka: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dengan Kebebasan dan Fleksibilitas. Journal on Education, 6(4), 22031-22040. Retrieved from http://jonedu.org/index.php/joe
M. Farhan Arib, M. S. (2024). Experimental Research Dalam Penelitian Pendidikan. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1). Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Madden, C. (2019). Hello Gen Z: Engaging The Generation for Post-Millennials. Sydney: Hello Clarity.
Patmisari, S.I. (2025). Analisis Gaya Belajar Siswa Generasi Z dalam Perspektif Social Cognitive Theory. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 9(2), 279-291. doi: https://doi.org/10.20961/jdc.v9i2.104081
Sani Susanti, F. A. (2024). Dampak Negatif Metode Pengajaran Monoton Terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Riset, 2(2), 86-93.
Sampaio D, D. A. (2018). Students' Motivation, Concentration and Learning Skills Using Augmented Reality. 4th International Conference on Hight Education Advances (HEAd'18) (pp. 1559-1566). Valencia: Universitat Politecnica de Valencia. doi: http://dx.doi.org/10.4995/HEAd18.2018.8249
Secil Tumen Akyildiz, K. H. (2021) An Overview of Qualitative Research and Focus Group Discussion. International Journal of Academic Research in Education, 7(1), 1-15. doi: https://doi.org/10.17985/ijare.866762
Sylvester Donkoh, J. M. (2024) Application of Triangulation in Qualitative Research. Journal of Applied Biotechnology and Bioengineering, 10(1), 6-9. doi: 10.15406/jabb.2023.10.00319
Tiffany Shahnaz Rusli, R. K. (2024). Pendidikan Karakter Gen-Z: Tips dan Trik Mendidik Karakter Gen-Z bagi Pendidik. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia. Retrieved from www.buku.sonpedia.com
Trisiana, A. (2020). Penguatan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Digitalisasi Media Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(02), 31-41.
Xiaolin, S., Suwarsi, S., Inta, P., Fajarina, A. L., Muflih, M., Retnaningsih, L. N., & Damayanti, S. (2023). The Relationship Between Learning Concentration and Understanding Level Through the Online Learning Process. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 10(2), 89–93. https://doi.org/10.35842/jkry.v10i2.741
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Antono Wahyudi, FX. Dono Sunardi, Rayna Anggraeni, Billy Yosafat Tumilaar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





