A PENGEMBANGAN MODUL AJAR DASAR – DASAR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) POROS HORISONTAL UNTUK SKALA KECIL
DOI:
https://doi.org/10.51574/hybrid.v4i3.4766Keywords:
modul ajar, pembangkit listrik tenaga bayu, energi terbarukanAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengembangan bahan ajar yang mendukung pembelajaran vokasi teknik energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) poros horizontal skala kecil, yang selama ini minim panduan praktik dan materi terstruktur. Tujuan penelitian adalah mengembangkan modul ajar PLTB yang valid, praktis, dan layak untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan siswa SMK. Metode yang digunakan adalah pengembangan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dengan tahap validasi oleh ahli materi dan media. Hasil validasi menunjukkan nilai validitas rata-rata 78,13% (kategori layak) dan aspek kepraktisan modul mencapai 91,67%, menandakan modul siap digunakan dalam proses pembelajaran. Modul ini mengintegrasikan pendekatan pembelajaran konstruktif dengan aktivitas eksplorasi, praktik, dan refleksi yang mendorong siswa aktif membangun pengetahuan, sehingga meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Pembahasan fokus pada aplikasi modul yang kontekstual sesuai kondisi sekolah vokasi, memudahkan guru dalam pengajaran yang berpusat pada siswa. Kesimpulan penelitian bahwa modul ajar PLTB poros horizontal skala kecil yang dikembangkan valid, praktis, dan layak untuk pembelajaran vokasi di SMK serta berkontribusi pada peningkatan kompetensi peserta didik di bidang energi terbarukan.
Kata kunci: modul ajar; pembangkit listrik tenaga bayu; energi terbarukan.
References
Hidayat, A., Santoso, B., & Prasetyo, D. (2020). Pengembangan modul pembelajaran berbasis kompetensi pada pendidikan vokasi. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 26(2), 123–132.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Spektrum keahlian sekolah menengah kejuruan tahun 2020. Jakarta: Kemendikbud.
Kosasih, A. (2021). Pengembangan bahan ajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Najuah, S., Manullang, S. O., & Siregar, A. (2020). Modul pembelajaran dan pengembangannya. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Nugroho, A. (2022). Pengembangan bahan ajar kontekstual pada pembelajaran vokasi. Jurnal Pendidikan Vokasi, 12(1), 45–54.
Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. New York, NY: Orion Press.
Putra, R., & Suyanto, W. (2021). Modul pembelajaran sebagai solusi keterbatasan fasilitas praktik di SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(1), 55–64.
Rahmawati, D., & Widodo, S. (2018). Pengembangan modul pembelajaran mandiri berbasis kompetensi. Jurnal Pendidikan Kejuruan, 8(2), 101–109.
Sari, P., Handayani, T., & Lestari, R. (2019). Pengembangan modul pembelajaran berbasis konstruktivisme. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(2), 87–96.
Sudjana, N., & Kosasih, A. (2016). Pengembangan bahan ajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.


3.png)





