PEMEROLEHAN BAHASA ISYARAT SEBAGAI BAHASA PERTAMA PADA ANAK TUNARUNGU
ACQUISITION OF SIGN LANGUAGE AS A FIRST LANGUAGE IN DEAF CHILDREN
https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i4.5225
Keywords:
bahasa isyarat, tunarungu,, bahasa pertamaAbstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji proses pemerolehan bahasa isyarat sebagai bahasa pertama pada anak tunarungu, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung, hambatan, dan strategi pembelajaran yang paling efektif dalam mendukung pemerolehan bahasa tersebut. Latar belakang penelitian didasarkan pada data World Health Organization (2023) yang mencatat lebih dari 430 juta orang di dunia hidup dengan gangguan pendengaran signifikan, dengan lebih dari 800.000 di antaranya berada di Indonesia (BPS, 2020). Kondisi ini menempatkan isu pemerolehan bahasa isyarat sejak dini sebagai persoalan yang mendesak secara pendidikan dan kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan narrative literature review dengan kerangka thematic analysis (Braun & Clarke, 2006). Sumber data diperoleh melalui penelusuran pada enam basis data akademik—Google Scholar, ERIC, DOAJ, Garuda, SINTA, dan repositori institusional—dengan kriteria inklusi yang eksplisit. Dari 78 artikel yang ditemukan, sebanyak 22 sumber akhirnya dikaji secara mendalam. Hasil kajian menghasilkan lima tema utama: (1) proses pemerolehan, (2) faktor pendukung, (3) kendala dan tantangan, (4) strategi pembelajaran efektif, dan (5) implikasi perkembangan. Temuan menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa isyarat berlangsung secara alami jika paparan terjadi sejak usia dini secara konsisten, dengan sinergi antara keterlibatan keluarga dan dukungan institusi sekolah sebagai faktor penentu. Hambatan terbesar meliputi keterlambatan paparan di atas periode kritis, keterbatasan tenaga pendidik, dan stigma sosial. Strategi pembelajaran multimodal yang melibatkan keluarga terbukti paling efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi bahasa isyarat sejak dini adalah kebutuhan mendesak yang memerlukan regulasi dan dukungan sistemik, bukan sekadar pilihan pedagogis.
Downloads
References
Arnawa, N., Geria, A. A. G. A., Arsana, I. G. L. R., Liswahyuningsih, N. L. G., &
Permanamiarta, P. A. (2022). Aspek-aspek pembelajaran bahasa Indonesia
sebagai upaya penguatan literasi anak tunarungu. Stilistika: Jurnal
Pendidikan Bahasa dan Seni, 10(2), 378–390.
Arumsari, A. (2021). Strategi belajar membaca untuk anak tunarungu. Refleksi
Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1), 1–9.
Badan Pusat Statistik. (2020). Statistik penduduk penyandang disabilitas Indonesia
2020. BPS.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative
Research in Psychology,
Christine, J. (2016). Pemerolehan bahasa anak tunarungu. Jurnal Penelitian dan
Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 95–104.
Chomsky, N. (1965). Aspects of the theory of syntax. MIT Press.
Dixon-Woods, M., Agarwal, S., Jones, D., Young, B., & Sutton, A. (2005).
Synthesising qualitative and quantitative evidence: A review of possible
methods. Journal of Health Services Research & Policy, 10(1), 45–53.
https://doi.org/10.1177/135581960501000110
Ferrari, R. (2015). Writing narrative style literature reviews. Medical Writing, 24(4),
230–235. https://doi.org/10.1179/2047480615Z.000000000329
Grosjean, F. (2010). Bilingual: Life and reality. Harvard University Press.
Hall, W. C., Levin, L. L., & Anderson, M. L. (2017). Language deprivation syndrome:
A possible neurodevelopmental disorder of informational deprivation.
Maternal
and
Child
Health
Journal,
21(2),
520–525.
https://doi.org/10.1007/s10995-016-2173-9
Haliza, N., Kuntarto, E., & Kusmana, A. (2020). Pemerolehan bahasa anak
berkebutuhan khusus (tunarungu) dalam memahami bahasa. Metabasa,
2(1).
Indani, L. P., Rafikayati, A., Dalila, U., Lestari, F. P., Sugiarti, R. N., & Putri, D. H. N.
(2025). Peran orang tua terhadap perkembangan bahasa anak tunarungu.
Literal: Disability Studies Journal, 3(1), 27–33.
Julita, R., Krisniawati, E., Ratnasari, D., & Sofyan, A. N. (2024). Proses pemerolehan
bahasa huruf vokal anak tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Merangin.
Diksa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 27–37.
60
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia dan Pembelajarannya
Nurrahma & Gaffar. 5(4): 49-61
Mayberry, R. I., Chen, J. K., Witcher, P., & Klein, D. (2011). Age of acquisition effects
on the functional organization of language in the adult brain. Brain and
Language, 119(1), 16–29. https://doi.org/10.1016/j.bandl.2011.05.007
Napoli, D. J., Mellon, N. K., Niparko, J. K., Rathmann, C., Mathur, G., Humphries,
T., Handley, T., Scambler, S., & Lantos, J. D. (2015). Ensuring language
acquisition for deaf children: What linguists can do. Language, 91(2), e31
e52. https://doi.org/10.1353/lan.2015.0036
Newport, E. L., & Meier, R. P. (1985). The acquisition of American Sign Language.
In D. Slobin (Ed.), The crosslinguistic study of language acquisition (Vol. 1,
pp. 881–938). Lawrence Erlbaum Associates.
Pisoni, D. B., Kronenberger, W. G., Roman, A. S., & Geers, A. E. (2011). Measures
of digit span and verbal rehearsal speed in deaf children after more than 10
years of cochlear implantation. Ear and Hearing, 32(1 Suppl), 60S–74S.
https://doi.org/10.1097/AUD.0b013e3181ffd58e
Popay, J., Roberts, H., Sowden, A., Petticrew, M., Arai, L., Rodgers, M., & Britten,
N. (2006). Guidance on the conduct of narrative synthesis in systematic
reviews. ESRC Methods Programme. https://doi.org/10.13140/2.1.1018.4643
Pradipta, R. F. (2020). Analisis penyebab kesulitan anak tunarungu dalam
menyusun kalimat sederhana. Jurnal Orthopedagogik, 1(2), 36–44.
Puadah, N. N., Komariah, K., Nurandiyani, S., & Rohmah, A. S. (2023).
Pengembangan penguasaan kemampuan berbahasa dan berbicara pada
anak tunarungu di SLB Negeri Widi Asih Padaherang. Edu Happiness: Jurnal
Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 2(2), 229–242.
Rokhmah, A. (2023). Pemerolehan bentuk kata pada anak tunarungu. Jurnal Guru
Indonesia, 3(1), 13–23.
Tat, B. A., Hudin, R., & Nardi, M. (2021). Metode pembelajaran dalam
mengembangkan interaksi sosial anak tunarungu. Jurnal Literasi Pendidikan
Dasar, 2(1), 21–32.
Thomas, J., & Harden, A. (2008). Methods for the thematic synthesis of qualitative
research in systematic reviews. BMC Medical Research Methodology, 8,
Article 45. https://doi.org/10.1186/1471-2288-8-45
Turnbull, A., Turnbull, R., Wehmeyer, M. L., & Shogren, K. A. (2015). Exceptional
lives: Special education in today's schools (8th ed.). Pearson.
World
Health
Organization.
(2023).
Deafness and hearing loss.
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/deafness-and-hearing-loss
Yuliati, F. (2006). Faktor-faktor strategik pemerolehan bahasa anak tunarungu (Studi
kasus di SLB–B Karnnamanohara Yogyakarta) [Disertasi doktoral,
Universitas Muhammadiyah Surakarta].
Dahlan, M. M. (2023). Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur (24th ed.). Yogyakarta:
Warning Books.



