MAKNA SIMBOLIK DALAM TINDAKAN TEROR: ANALISIS ANTROPOLINGUISTIK TERHADAP BAHASA DAN SIMBOL DALAM KASUS MEDIA
SYMBOLIC MEANING IN TERRORIST ACTS: AN ANTHROPOLINGUISTIC ANALYSIS OF LANGUAGE AND SYMBOLS IN MEDIA CASES
https://doi.org/10.51574/aufklarung.v5i3.4907
Keywords:
makna simbolik, tindakan teror, antropolinguistik, linguistik forensik, analisis wacana kritis, semiotik sosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbolik dalam tindakan teror melalui integrasi perspektif Antropolinguistik, semiotik sosial, dan Linguistik Forensik. Tindakan teror dipahami tidak hanya sebagai peristiwa kekerasan, tetapi juga sebagai praktik komunikasi simbolik yang menyampaikan pesan implisit kepada publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-interpretatif berbasis studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, observasi wacana, dan pencatatan kontekstual dari media massa dan media digital. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, pengodean, analisis semiotik, analisis wacana kritis, analisis linguistik forensik, dan interpretasi antropolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol dalam tindakan teror berfungsi sebagai (1) medium komunikasi implisit yang sarat makna ideologis, (2) representasi makna yang dikonstruksi melalui relasi antara bahasa dan simbol, (3) objek framing dalam praktik diskursif media, serta (4) bentuk bukti linguistik yang memerlukan analisis pragmatik dan kontekstual. Selain itu, makna simbolik bersifat dinamis dan sangat dipengaruhi oleh konteks budaya serta relasi kekuasaan dalam wacana publik. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian interdisipliner dengan mengintegrasikan antropolinguistik, semiotik, dan linguistik forensik dalam analisis komunikasi konflik. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi analisis media dan penegakan hukum, khususnya dalam memahami simbol dan bahasa sebagai bentuk komunikasi strategis yang memerlukan interpretasi kontekstual dan kultural.
Downloads
References
Blommaert, J. (2018). Durkheim and the internet: On sociolinguistics and the sociological imagination. Tilburg Papers in Culture Studies.
Coulthard, M., May, A., & Sousa-Silva, R. (2017). The Routledge handbook of forensic linguistics (2nd ed.). Routledge.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Duranti, A. (2015). The anthropology of intentions: Language in a world of others. Cambridge University Press.
Fairclough, N. (2015). Language and power (3rd ed.). Routledge.
Kress, G. (2015). Multimodality: A social semiotic approach to contemporary communication. Routledge.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Musawir, M. (2025a). Honesty in language in public figures’ narratives in Tempo Magazine: A forensic linguistic study. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(5), 1452–1463. https://doi.org/10.61445/tofedu.v4i5.639
Musawir, M. (2025b). Kejujuran berbahasa dalam perspektif linguistik forensik. Penerbit Adab.
Olsson, J. (2016). Forensic linguistics: An introduction to language, crime and the law. Bloomsbury.



