Optimalisasi Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Melalui Produksi Eco-Enzyme untuk Mendukung Ekonomi Hijau di Desa Bulucindea
https://doi.org/10.51574/patikala.v5i4.4315
Keywords:
eco-enzyme, household organic waste, community empowerment, green economy, rural womenAbstract
This community engagement program was conducted to address household organic waste issues in Bulu Cindea Village by introducing eco-enzyme production as a practical and environmentally friendly solution. The activity aimed to improve community awareness, strengthen household-level waste management practices, and create economic opportunities through the utilization of organic kitchen waste. The implementation method consisted of community education sessions, hands-on training, and guided mentoring. A total of 25 participants, all members of the local women’s group, were involved in the activity. They were first introduced to the environmental impacts of unmanaged organic waste, followed by direct practice in preparing mixed organic materials, measuring ingredients, and setting up fermentation containers under supervised instruction. The mentoring process supported participants during the initial fermentation phase and introduced potential household uses and income-generating opportunities from eco-enzyme products. The activity resulted in significant improvements in knowledge and skills, as demonstrated by pre- and post-activity assessments, and all participants successfully produced at least one fermentation unit to be continued at home. Participants also reported reduced household waste volume and a better understanding of how eco-enzyme production can support daily needs, such as plant care and cleaning, while offering potential for micro-business development. This activity highlights the community’s capacity to adopt simple environmentally friendly technologies and demonstrates that empowering women as key actors can strengthen sustainable household waste management. The findings show that eco-enzyme activities can serve as an entry point for promoting green economic practices in rural coastal communitie
Downloads
References
Adri, M., Rahmawati, N., & Lestari, D. (2020). Penerapan pretest dan posttest sebagai alat evaluasi pembelajaran pada program penyuluhan masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 5(2), 115–124.
Bahru, A., Hasan, N., & Yunus, R. (2023). Analisis biaya dan penentuan harga jual pada usaha mikro berbasis rumah tangga. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan, 8(1), 33–44.
Fadhillah, R., & Fahreza, M. (2023). Ekonomi hijau dan peluang pengembangan usaha ramah lingkungan di tingkat desa. Jurnal Ekonomi Pembangunan Berkelanjutan, 7(2), 101–112.
Febriani, E., & Matsum, A. (2015). Efektivitas penggunaan tes diagnostik awal dan akhir dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 6(1), 45–57.
Khofifah, I., & Bambang, S. (2008). Konsumsi dan produksi berkelanjutan dalam perspektif pembangunan nasional. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 3(1), 1–12.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Laporan kinerja pengelolaan sampah nasional tahun 2022. Jakarta: KLHK.
Lingga, A., Putri, R., & Pratama, H. (2024). Dampak timbulan sampah organik rumah tangga terhadap kualitas lingkungan permukiman. Jurnal Pengelolaan Lingkungan, 12(1), 25–36.
Maliana, S., Rahayu, D., & Kurniawan, B. (2024). Implementasi ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah perkotaan: Studi kasus beberapa kota di Indonesia. Jurnal Manajemen Lingkungan, 9(1), 49–62.
Manossoh, H. (2024). Perencanaan laba dan analisis titik impas pada usaha kecil menengah. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 10(1), 77–88.
Mastufatul, N., Hidayat, A., & Yusuf, M. (2023). Identifikasi sumber dan karakteristik sampah rumah tangga di wilayah perdesaan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(2), 89–100.
Meilani, R., Hartati, S., & Anwar, F. (2023). Aplikasi eco-enzyme sebagai pupuk organik cair pada tanaman hortikultura. Jurnal Agroteknologi Terapan, 8(2), 73–82.
Nafi, M. (2022). Ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah: Peluang penerapan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 13(1), 55–68.
Nurhaliza, D., & Agus, S. (2025). Pelatihan kompos dan eco-enzyme untuk peningkatan keterampilan pengelolaan sampah organik masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(1), 14–26.
Rukmini, E. (2023). Biokonversi limbah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme sebagai solusi pengelolaan sampah berkelanjutan. Jurnal Sains Lingkungan, 15(1), 27–38.
Sari, W., Rahayu, N., & Dewi, F. (2021). Pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui program edukasi lingkungan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 5(2), 129–140.
Sihite, P., Simanjuntak, L., & Hutapea, J. (2024). Kajian potensi eco-enzyme sebagai disinfektan dan pembersih ramah lingkungan. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, 16(1), 11–22.
Sutalhis, E., & Novaria, R. (2024). Partisipasi rumah tangga dalam pengelolaan sampah di desa: Tantangan dan peluang. Jurnal Manajemen Sampah dan Lingkungan, 3(1), 1–13.
Tamimi, A., & Mjunawaroh, H. (2024). Community-based eco-innovation dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga. Jurnal Abdimas Patikala, 3(1), 45–56.
Zultaqawa, A., Huda, M., & Laili, S. (2023). Pengaruh pemberian eco-enzyme terhadap kualitas tanah dan pertumbuhan tanaman sayuran. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 9(2), 57–68.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








