FUNGSI INTERAKSIONAL TUTURAN TOKOH DALAM NASKAH DRAMA RUMAH BONEKA KARYA HENRIK IBSEN: KAJIAN PRAGMATIK
https://doi.org/10.51574/vokatif.v3i3.4539
Keywords:
fungsi interaksional, tuturan, pragmatik, naskah drama, Rumah BonekaAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi interaksional tuturan tokoh dalam naskah drama Rumah Boneka karya Henrik Ibsen melalui kajian pragmatik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan tokoh yang mengandung fungsi interaksional dalam dialog naskah drama Rumah Boneka. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan dengan memperhatikan konteks tuturan serta hubungan antara penutur dan mitra tutur. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima bentuk fungsi interaksional tuturan, yaitu bertanya, meminta maaf, mengajak, menyapa, dan berpamitan. Fungsi bertanya digunakan untuk memperoleh informasi dan mempertahankan komunikasi. Fungsi meminta maaf digunakan untuk menjaga hubungan sosial dan menunjukkan perhatian terhadap mitra tutur. Fungsi mengajak digunakan untuk melibatkan mitra tutur dalam suatu tindakan atau aktivitas. Fungsi menyapa digunakan untuk membuka dan mempertahankan interaksi, sedangkan fungsi berpamitan digunakan untuk mengakhiri komunikasi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tuturan tokoh dalam Rumah Boneka tidak hanya berfungsi menyampaikan pesan, tetapi juga berperan dalam membangun, mempertahankan, dan mengakhiri hubungan sosial antartokoh. Kajian pragmatik terhadap fungsi interaksional tersebut menunjukkan bahwa penggunaan tuturan sangat berkaitan dengan konteks dan tujuan komunikasi.
Downloads
References
Asri B, M., & Harisah, S. (2020). Kajian Vitalitas Sastra Lisan Dampelas: Kajian Sosiolinguistik dan Sosiologi Sastra. Multilingual, 19(1).
Baan, A., & Dewi, R. (2023). Directive Speech Act on Kada Tominaa Discourse as Oral Literature of the Indigenous People of Toraja. AIP Conference Proceedings, 2736(1). https://doi.org/10.1063/5.0173792
Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Pengantar Awal. In Jakarta: Rineka Cipta.
Devi, M. T., Santoso, A., & Susanto, G. (2023). Bentuk Budaya Jawa dalam Film Kartini: Kajian Pragmatik dan Etnografi. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 9(2). https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.3029
Dewi, R. (2019). Pragmatik (Antara Teori dan Pragmatik Berbahasa). In Carbohydrate Polymers (Vol. 6, Number 1).
Dewi, R. (2022). Prokem Language In Facebook Social Media: A Sosiolinguistic Review. Ethical Lingua, 9(1).
Dewi, R., & Rukuk, S. (2022). Violations of Language in Learning Process at Toraja Christian University of Indonesia. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(2). https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i2.1111
Hasbullah, M. (2020). Hubugan Bahasa, Semiotika dan Pikiran dalam berkomunikasi. Al-Irfan : Journal of Arabic Literature and Islamic Studies, 3(1). https://doi.org/10.36835/al-irfan.v3i1.3712
Panggalo, S. (2022). Kajian Deskriptif tentang Stilistika dan Pragmatik. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(11). https://doi.org/10.54371/jiip.v5i11.1150
Ramadhan, F. (2020). Kajian Sosiolinguistik Sosiolinguistik sebagai ilmu interdisipliner, ragam bahasa, pilihan kata, dan dwi kebahasaan. OSF Preprints.
Resnita Dewi. (2023). The Use of Jargon in Whatsapp Chatting by UKI Toraja Students. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 9(2). https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.3261
Wiratno, T., & Santosa, R. (2014). Bahasa, Fungsi Bahasa, dan Konteks Sosial. Modul Pengantar Linguistik Umum.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yakub Tangdibiri’

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




