HEGEMONI KEKUASAAN DALAM NOVEL QOLBU AL-LAIL KARYA NAGUIB MAHFOUZ: ANALISIS ANTONIO GRAMSCI
https://doi.org/10.51574/vokatif.v3i3.4519
Keywords:
Hegemoni, Antonio Gramsci, Qolbu Al-Lail, Naguib MahfouzAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis hegemoni kekuasaan dalam novel Qolbu Al-Lail karya Naguib Mahfouz menggunakan perspektif teori hegemoni Antonio Gramsci. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa kekuasaan dalam karya sastra tidak selalu hadir melalui dominasi yang bersifat represif, tetapi juga bekerja melalui mekanisme persetujuan (consent) yang membentuk kesadaran tokoh melalui nilai, norma, dan ideologi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian berupa novel Qolbu Al-Lail, sedangkan data penelitian berupa narasi dan dialog yang merepresentasikan relasi kuasa antartokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak yang terdiri dari baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hegemoni dalam novel lebih dominan berlangsung melalui mekanisme persetujuan daripada paksaan. Kekuasaan direpresentasikan melalui kepemimpinan moral-intelektual, legitimasi nilai-nilai agama, relasi keluarga, praktik birokrasi, serta konstruksi budaya yang membentuk common sense masyarakat. Tokoh-tokoh yang memiliki otoritas menjalankan fungsi sebagai traditional intellectual yang mereproduksi ideologi dominan melalui institusi keluarga, agama, dan masyarakat sipil (civil society). Sementara itu, counter-hegemony muncul secara terbatas melalui kesadaran kritis tokoh utama terhadap berbagai bentuk dominasi yang dialaminya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Qolbu Al-Lail merepresentasikan hegemoni sebagai praktik kekuasaan yang bekerja secara moral, kultural, dan diskursif melalui proses produksi serta reproduksi ideologi dalam kehidupan sosial. Temuan penelitian ini memperkuat relevansi teori hegemoni Antonio Gramsci dalam kajian sosiologi sastra sekaligus menunjukkan bahwa karya sastra merupakan arena negosiasi ideologi antara dominasi dan perlawanan.
Downloads
References
Alandira, P., Rohanda, R., Taufiq, W., & Firdaus, R. M. (2025). Power Relations and Resistance in Naguib Mahfouz’s Layali Alf Laylah: Michel Foucault’s Hegemony. Jurnal Adabiyah, 25(1), 111–141.
Ali, Z. Z. (2017). Pemikiran Hegemoni Antonio Gramsci (1891-1937) di Italia. YAQZHAN, 3(2), 63–81.
Damono, S. D. (2020). Sosiologi sastra: Sebuah pengantar ringkas. PT Gramedia Pustaka Jaya.
Faruk. (2020). Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal. Pustaka Pelajar.
Fashri, F. (2014). Pierre Bourdieu: Menyingkap Kuasa Simbol. Jalasutra.
Gramsci, A., Hoare, Q., & Nowell-Smith, G. (1971). Selections from the Prison Notebooks of Antonio Gramsci. International Publishers. https://books.google.co.id/books?id=z4vFJ-3jh6sC
Green, M. E. (2011). Rethinking the Subaltern and the Question of Censorship in Gramsci’s Prison Notebooks. Postcolonial Studies, 14(4), 387–404. https://doi.org/10.1080/13688790.2011.641913
Haryatmoko. (2016). Membongkar Rezim Kepastian: Pemikiran Kritis Post-Strukturalis. PT Kanisius. https://books.google.co.id/books?id=prDjEAAAQBAJ
Husnaya, N. R., Wahyudi, J., & Herniti, E. (2025). Deconstruction of gender stereotypes in qalbu al-lail by Najib Mahfuẓ (Jacques Derrida’s deconstruction study). Insaniya: Interdisciplinary Studies in Social Sciences and Humanities, 1(1), 1–11.
Jefriadi, Rahmah, P., Ummayah, Z., & Azmi, H. (2025). Identity Conflict in “The Cairo Trilogy” by Naguib Mahfouz: A Postcolonial Approach. AL-FASHAHAH: Journal of Arabic Education, Linguistics, and Literature, 5(2), 132–142.
Laurenson, D., & Swingewood, A. (1972). The Sociology of Literature. Paladin.
Mahfouz, N. (1975). قلب الليل. In Heart of the Night. Maktabat Misr. https://ci.nii.ac.jp/ncid/BB28246460
Mayo, P. (2015). Hegemony and Education Under Neoliberalism Insights From Gramsci. Routledge.
Muksin, A. (2018). Analisis Wacana Naratif Dalam Novel. Jurnal Bahasa dan Sastra, 18(2), 95–108.
Pradopo, R. D. (2017). Prinsip-Prinsip Kritik Sastra. Gadjah Mada University Press.
Siswati, E. (2017). Anatomi Teori Hegemoni Antonio Gramsci. Translitera: Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media, 5(1), 11–33. https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/translitera/article/view/355
Smith, K. (2023). Gramsci at the Margins: Subjectivity and Subalternity in a Theory of Hegemony. International Gramsci Journal, 5(2). https://doi.org/10.14276/igj.v5i2.3985
Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. In Seri ILDEP. Duta Wacana University Press. https://books.google.com/books?id=uy5iAAAAMAAJ
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Syah, A. J., Rahtikawati, Y., & Suprianto, A. A. (2025). Dominasi dan Perlawanan dalam Novel Qolbu Al Lail Karya Naguib Mahfouz (Analisis Wacana Kritis). Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab Dan Kebahasaaraban, 8(1), 293–309. https://doi.org/10.35931/am.v8i1.4969
Yusuf, Aminah, & Husein, M. F. (2022). Konflik kekuasaan dan ideologi dalam novel Arab modern: Studi atas karya Naguib Mahfouz. Jurnal Adab dan Humaniora, 21(2), 145–162.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lucky Marantika, Mawardi Mawardi, Yadi Mardiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




