PENGGUNAAN BAHASA POSITIF SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN VERBAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR

https://doi.org/10.51574/vokatif.v3i2.4515

Authors

  • Alexander Pakiding Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Harmelia Tulak Universitas Kristen Indonesia Toraja

Keywords:

bahasa positif, perundungan verbal, kesantunan berbahasa, siswa sekolah dasar, interaksi sosial

Abstract

Perundungan verbal merupakan perilaku yang menggunakan bahasa untuk mengejek, menghina, memberi julukan negatif, atau mengucapkan kata-kata yang dapat menyakiti perasaan teman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa positif sebagai upaya pencegahan perundungan verbal pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Perlakuan dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, permainan edukatif, kampanye Stop Label Negatif, Botol Apresiasi, dan penyusunan Komitmen Kelas Anti Ejekan. Evaluasi dilakukan menggunakan asesmen awal dan asesmen akhir serta observasi partisipasi siswa. Hasil menunjukkan bahwa jumlah nilai siswa meningkat dari 1.230 pada asesmen awal menjadi 1.260 pada asesmen akhir. Rata-rata nilai meningkat dari 87,9 menjadi 90,0 atau sebesar 2,1 poin. Pada aspek kategori, siswa berkategori baik meningkat dari 14,3% menjadi 28,6%, sedangkan kategori cukup menurun dari 14,3% menjadi 0%. Selama kegiatan, siswa juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengenali perundungan verbal, membedakan kata positif dan negatif, memberikan apresiasi kepada teman, serta menunjukkan sikap saling menghargai. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiasaan penggunaan bahasa positif melalui aktivitas partisipatif dapat menjadi salah satu strategi edukatif untuk meningkatkan pemahaman siswa dan mendukung pencegahan perundungan verbal di sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azizah, N. N., Listiani, P. F., Fatmala, A. D. E., Fathurahman, Khaerima, M., & Fauziah, M. (2024). Perilaku bullying pada anak di sekolah dasar. JURRIPEN: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 3(1), 38–47. https://prin.or.id/index.php/JURRIPEN/article/view/2672

Hidayat, P. W., Habibie, Z. R., & Afianto, D. (2022). Meta analisis: Pendidikan karakter pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Tunas Pendidikan, 5(1), 149–159. https://doi.org/10.52060/pgsd.v5i1.815

Lestari, N. S., Adelina, Y. S., Rahmadhani, M., Marpaung, F. D. N., Hasan, M., & Rosmen. (2026). Sosialisasi pencegahan bullying sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah aman pada siswa SD IT Al Kautsar Secanggang. Journal Abdimas Maduma, 5(1), 8–16. https://doi.org/10.52622/jam.v5i2.604

Lusiani, S. (2025). Peran guru dalam menumbuhkan rasa empati pada siswa sekolah dasar dengan metode role playing. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 5(2), 725–734. https://doi.org/10.52690/jitim.v5i2.961

Najah, N., Sumarwiyah, & Kuryanto, M. S. (2022). Verbal bullying siswa sekolah dasar dan pengaruhnya terhadap hasil belajar. Jurnal Educatio, 8(3), 1184–1191. https://ejournal.unma.ac.id/index.php/educatio/article/view/3060/2138

Pebriana, S. H. A., & Supriyadi, S. (2024). Fenomena verbal bullying siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 1–13. https://edu.pubmedia.id/index.php/pgsd/article/view/401/530

Qonita, M., Artati, K. B., Musyarofah, A., Wahyuni, F., & Tjalla, A. (2022). Pentingnya layanan bimbingan konseling di sekolah dasar terhadap perkembangan peserta didik. Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 19(2), 106–120. https://uia.e-journal.id/guidance

Rivad, M., Muchtar, H., Fatmariza, & Dewi, S. F. (2025). Upaya sekolah dalam mencegah bullying program anti-perundungan. Journal of Education, Cultural and Politics, 5(2), 407–417. https://jecco.ppj.unp.ac.id/index.php/jecco/article/view/717/230

Sinaga, D. Y., Sari, D., Siahaan, N. A., Sirait, D. S. R., Saragih, S., Sihombing, A. G. S., Saragih, B., Simamora, J. D. A., Purba, Y. L., & Sinaga, H. (2025). Peran permainan edukatif dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 3(1), 316–322. https://journal.aripi.or.id/index.php/Arjuna/article/view/1605

Suhasri, A. H., Astuti, N. J., Suryana, E., & Abdurrahmansyah. (2023). Perkembangan bahasa dan sosial pada fase anak usia sekolah. Inspiratif Pendidikan, 12(1), 120–126. https://doi.org/10.24252/ip.v12i1.38437

Tulak, H., Pakiding, A., Tulak, T., & Banne, N. Implementation of contextual learning to strengthen the character of gotong royong and understanding of Toraja culture in elementary schools. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 15(2), 304-313.

Usman, Z., & Auna, H. S. (2024). Penerapan model pembelajaran partisipatoris yang cocok untuk anak SD. Journal of Education and Culture (JeaC), 4(1), 18–27. https://journals.ubmg.ac.id/index.php/JEaC/id/article/view/1636/739

Yanti, R., Hartono, Rokhman, F., & Wagiran. (2025). Pembelajaran partisipatif untuk membangun kepercayaan diri: Studi kasus kegiatan menampilkan diri di sekolah dasar. CJPE: Cokrokaminoto Journal of Primary Education, 8(4), 1867–1877. https://ejournal.my.id/cjpe/article/view/7442/4877

Published

2026-06-30

How to Cite

Alexander Pakiding, & Harmelia Tulak. (2026). PENGGUNAAN BAHASA POSITIF SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN VERBAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR. Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, Dan Sastra, 3(2), 147–153. https://doi.org/10.51574/vokatif.v3i2.4515

Issue

Section

Articles