PENGGUNAAN BAHASA POSITIF SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN VERBAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR
https://doi.org/10.51574/vokatif.v3i2.4515
Keywords:
bahasa positif, perundungan verbal, kesantunan berbahasa, siswa sekolah dasar, interaksi sosialAbstract
Perundungan verbal merupakan perilaku yang menggunakan bahasa untuk mengejek, menghina, memberi julukan negatif, atau mengucapkan kata-kata yang dapat menyakiti perasaan teman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa positif sebagai upaya pencegahan perundungan verbal pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Perlakuan dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, permainan edukatif, kampanye Stop Label Negatif, Botol Apresiasi, dan penyusunan Komitmen Kelas Anti Ejekan. Evaluasi dilakukan menggunakan asesmen awal dan asesmen akhir serta observasi partisipasi siswa. Hasil menunjukkan bahwa jumlah nilai siswa meningkat dari 1.230 pada asesmen awal menjadi 1.260 pada asesmen akhir. Rata-rata nilai meningkat dari 87,9 menjadi 90,0 atau sebesar 2,1 poin. Pada aspek kategori, siswa berkategori baik meningkat dari 14,3% menjadi 28,6%, sedangkan kategori cukup menurun dari 14,3% menjadi 0%. Selama kegiatan, siswa juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengenali perundungan verbal, membedakan kata positif dan negatif, memberikan apresiasi kepada teman, serta menunjukkan sikap saling menghargai. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiasaan penggunaan bahasa positif melalui aktivitas partisipatif dapat menjadi salah satu strategi edukatif untuk meningkatkan pemahaman siswa dan mendukung pencegahan perundungan verbal di sekolah dasar.
Downloads
References
Azizah, N. N., Listiani, P. F., Fatmala, A. D. E., Fathurahman, Khaerima, M., & Fauziah, M. (2024). Perilaku bullying pada anak di sekolah dasar. JURRIPEN: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 3(1), 38–47. https://prin.or.id/index.php/JURRIPEN/article/view/2672
Hidayat, P. W., Habibie, Z. R., & Afianto, D. (2022). Meta analisis: Pendidikan karakter pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Tunas Pendidikan, 5(1), 149–159. https://doi.org/10.52060/pgsd.v5i1.815
Lestari, N. S., Adelina, Y. S., Rahmadhani, M., Marpaung, F. D. N., Hasan, M., & Rosmen. (2026). Sosialisasi pencegahan bullying sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah aman pada siswa SD IT Al Kautsar Secanggang. Journal Abdimas Maduma, 5(1), 8–16. https://doi.org/10.52622/jam.v5i2.604
Lusiani, S. (2025). Peran guru dalam menumbuhkan rasa empati pada siswa sekolah dasar dengan metode role playing. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 5(2), 725–734. https://doi.org/10.52690/jitim.v5i2.961
Najah, N., Sumarwiyah, & Kuryanto, M. S. (2022). Verbal bullying siswa sekolah dasar dan pengaruhnya terhadap hasil belajar. Jurnal Educatio, 8(3), 1184–1191. https://ejournal.unma.ac.id/index.php/educatio/article/view/3060/2138
Pebriana, S. H. A., & Supriyadi, S. (2024). Fenomena verbal bullying siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 1–13. https://edu.pubmedia.id/index.php/pgsd/article/view/401/530
Qonita, M., Artati, K. B., Musyarofah, A., Wahyuni, F., & Tjalla, A. (2022). Pentingnya layanan bimbingan konseling di sekolah dasar terhadap perkembangan peserta didik. Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 19(2), 106–120. https://uia.e-journal.id/guidance
Rivad, M., Muchtar, H., Fatmariza, & Dewi, S. F. (2025). Upaya sekolah dalam mencegah bullying program anti-perundungan. Journal of Education, Cultural and Politics, 5(2), 407–417. https://jecco.ppj.unp.ac.id/index.php/jecco/article/view/717/230
Sinaga, D. Y., Sari, D., Siahaan, N. A., Sirait, D. S. R., Saragih, S., Sihombing, A. G. S., Saragih, B., Simamora, J. D. A., Purba, Y. L., & Sinaga, H. (2025). Peran permainan edukatif dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 3(1), 316–322. https://journal.aripi.or.id/index.php/Arjuna/article/view/1605
Suhasri, A. H., Astuti, N. J., Suryana, E., & Abdurrahmansyah. (2023). Perkembangan bahasa dan sosial pada fase anak usia sekolah. Inspiratif Pendidikan, 12(1), 120–126. https://doi.org/10.24252/ip.v12i1.38437
Tulak, H., Pakiding, A., Tulak, T., & Banne, N. Implementation of contextual learning to strengthen the character of gotong royong and understanding of Toraja culture in elementary schools. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 15(2), 304-313.
Usman, Z., & Auna, H. S. (2024). Penerapan model pembelajaran partisipatoris yang cocok untuk anak SD. Journal of Education and Culture (JeaC), 4(1), 18–27. https://journals.ubmg.ac.id/index.php/JEaC/id/article/view/1636/739
Yanti, R., Hartono, Rokhman, F., & Wagiran. (2025). Pembelajaran partisipatif untuk membangun kepercayaan diri: Studi kasus kegiatan menampilkan diri di sekolah dasar. CJPE: Cokrokaminoto Journal of Primary Education, 8(4), 1867–1877. https://ejournal.my.id/cjpe/article/view/7442/4877
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alexander Pakiding, Harmelia Tulak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




