DEIKSIS SOSIAL DALAM TUTURAN MASYARAKAT ETNIS TORAJA PADA RITUAL RAMBU SOLO’
https://doi.org/10.51574/vokatif.v3i3.2382
Keywords:
deiksis sosial, pragmatik, tuturan, toraja, rambu soloAbstract
Salah satu cara memahami budaya suatu etnis adalah melalui kajian deiksis sosial pada bahasa yang digunakan oleh masyarakat etnis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis sosial pada ritual adat rambu solo’ etnis Toraja. Penelitian diharapkan menjadi rujukan para mahasiswa pada penelitian sejenisnya. Dapat pula digunakan sebagai tuntunan guru dalam mengajarkan kearifan lokal. Hasil penelitian ini juga merupakan dukungan terhadap pelestarian budaya Toraja pada unsur bahasa dan sastra lisan Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data dikumpulkan melalui Teknik; (1) teknik simak, yaitu metode pengumpulan data dengan menyimak bahasa dalam situasi komunikasi tertentu, (2) observasi non-partisipan, yaitu: teknik pengumpulan data yakni peneliti tidak ikut terlibat secara langsung dalam kegiatan yang diamati dan (3) teknik catat, yakni mencatat peristiwa komunikasi. Sumber data penelitian ini yaitu video ritual rambu solo’ yang terdapat pada channel YouTube Toraja Unik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penggunaan deiksis sosial berupa penanda hubungan sosial, status sosial, dan bentuk penghormatan dalam tuturan masyarakat etnis Toraja. Pertama, hubungan sosial tercermin melalui penggunaan bentuk sapaan tertentu kepada keluarga, petuah adat, pemuka agama, pejabat, dan pemerintahan. Kedua, status sosial ditunjukkan melalui pemilihan kata yang mengacu pada keluarga (pa’rapuan), gelar kehormatan (puang), jabatan pemerintah (toma’parenta), gelar keagamaan (majelis gereja, pengantar, pandita, pastor), pemuka adat (to parengnge’), dan orang yang dituakan baik dalam keluarga maupun dalam masyarakat (kupoindo'na dan "kupo'ambe'na). Hal ini menandakan adanya hierarki sosial yang harus dihormati dalam masyarakat etnis Toraja melalui bentuk-bentuk kebahasaannya. Ketiga, penghormatan terlihat jelas dari penggunaan pronomina (Indo’-Ambe’) dan sapaan yang bersifat sopan dan penuh etika (tabe’).
Downloads
References
Baan, A. (2023). Form and pragmatic meaning of Simuane Tallang speech at the Rambu Solo’ ceremony for the Toraja people. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 9(1). https://doi.org/10.30605/onoma.v9i1.2149
Bala, A. (2022). Kajian tentang hakikat, tindak tutur, konteks, dan muka dalam pragmatik. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 36–45. https://doi.org/10.37478/rjpbsi.v3i1.1889
Devitania, S. D. D., Hawa, M., & Setiyono, J. (2022). Deiksis dalam novel Dikta dan Hukum karya Dhia'an Farah serta pemanfaatannya sebagai bahan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Jubah Raja: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 1(1), 15–25. https://doi.org/10.30734/jr.v1i1.2626
Milka, M., Simega, B., & Mangera, E. (2023). The phatic category in Toraja dialect Kendek on buying and selling transactions in Ge'tengan Market. Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 178–184. https://doi.org/10.26499/bahasa.v5i2.728
Paganggi, R. R., Hamka, H., & Asmirah. (2021). Pergeseran makna dalam pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ pada masyarakat Toraja: Studi sosiologi budaya di Lembang Langda, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 1(1), 9–20. https://doi.org/10.56326/jsk.v1i1.1159
Panggalo, S. (2022). Kajian deskriptif tentang stilistika dan pragmatik. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(11), 5075–5081. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i11.1150
Simega, B. (2024). Nilai sosial dalam cerita rakyat Toraja Tulangdidi’: Suatu tinjauan sosiologi sastra. Jurnal KIP, 3(2), 551–562. https://journals.ukitoraja.ac.id/index.php/jkip/ar
Simega, B. (2024). Orientasi budaya manusia Toraja dalam Puama: Suatu tinjauan hermeneutika perspektif Hans-Georg Gadamer. Aksara, 36(1), 109–123. https://doi.org/10.29255/aksara.v36i1.4162
Simega, B., Tangirerung, J. R., & Toding, A. (2026). Educational and social capital strategies of rural women leaders: Religiosity and social inclusion for gender-equitable communication. International Journal of Technology, Public Administration, and Education, 2, 23–34. https://journal.yapri.ac.id/index.php/ijtpae
Terkourafi, M. (2021). Pragmatics as an interdisciplinary field. Journal of Pragmatics, 179, 77–84. https://doi.org/10.1016/j.pragma.2021.04.015.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Berthin Simega

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




