Pelatihan Pembuatan Cuka Nanas Sebagai Materi Pengayaan Bioteknologi Bagi Guru Biologi SMA di Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.51574/mammiri.v3i2.5230Keywords:
Cuka nanas, bioteknologi konvensional, fermentasi, praktikum biologiAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru biologi SMA dalam memahami serta menerapkan konsep bioteknologi konvensional melalui pelatihan pembuatan cuka nanas. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi, praktik langsung, dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri dari sepuluh guru biologi SMA yang tergabung dalam EDUNESIA Makassar. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar bioteknologi konvensional, prinsip fermentasi, peran mikroorganisme dalam pembuatan cuka, serta prosedur pembuatan cuka nanas. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui lembar angket untuk mengukur tingkat pemahaman dan respon peserta terhadap pelatihan yang diberikan. Dari total 140 jawaban yang terkumpul, sebanyak 129 jawaban (92,14%) menyatakan setuju (Ya), dan 8 indikator memperoleh tingkat persetujuan 100% dari seluruh peserta. Hasil ini menunjukkan bahwa materi, demonstrasi, dan praktik pembuatan cuka nanas dinilai mudah dipahami, menarik untuk diterapkan, serta berpotensi digunakan sebagai alternatif praktikum bioteknologi konvensional di sekolah. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai proses fermentasi dan pemanfaatan mikroorganisme dalam pengolahan pangan. Dengan demikian, pelatihan pembuatan cuka nanas dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran bioteknologi konvensional yang kontekstual, sederhana, dan mudah diterapkan dalam kegiatan pembelajaran biologi di sekolah.
References
Hamka, L., Adnan, & Kurnia, N. (2019). Pemanfaatan pembuatan kefir sebagai alternatif praktikum dalam pembelajaran bioteknologi konvensional di Kabupaten Enrekang. Prosiding Seminar Nasional Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Fase E dan Fase F pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Putri, R. M., Rahmawati, D., & Handayani, S. (2023). Pemanfaatan buah nanas (Ananas comosus) sebagai bahan baku pembuatan cuka alami melalui fermentasi. Jurnal Teknologi Pangan Indonesia, 14(1), 45–52.
Rezaldi, F., Fadillah, M. F., Agustiansyah, L. D., Tanjung, S. A., Halimatusyadiah, L., & Safitri, E. (2022). Aplikasi metode bioteknologi fermentasi kombucha buah nanas madu (Ananas comosus) Subang sebagai antibakteri gram positif dan negatif berdasarkan konsentrasi gula yang berbeda. Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 6(1). https://doi.org/10.51213/jamp.v6i1.70
Sari, N. L., Hidayat, T., & Kurniawan, A. (2022). Karakteristik fermentasi cuka nanas dengan variasi lama fermentasi. Jurnal Agroindustri dan Bioteknologi, 11(2), 87–95

