Edukasi Gizi Seimbang dan Latihan Fisik Untuk Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Masyarakat di Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar

Authors

  • Nur Afiaty Mursalim Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar
  • Asri Awal Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar
  • Masyitha Azis Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar
  • Ady Isnan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar
  • Ainul Hidayah Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.51574/mammiri.v3i2.5137

Keywords:

edukasi gizi, latihan fisik, perilaku hidup sehat, pengabdian masyarakat, promosi kesehatan

Abstract

Masalah gizi dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko utama penyakit tidak menular (PTM) yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kota Makassar menunjukkan tingginya angka kejadian overweight dan obesitas pada masyarakat usia produktif, sehingga diperlukan intervensi promotif-preventif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi, aktivitas fisik, dan perilaku hidup sehat masyarakat melalui edukasi gizi seimbang dan latihan fisik terstruktur. Kegiatan dilaksanakan menggunakan desain pre-post test dengan pendekatan edukasi partisipatif pada 40 peserta yang dipilih secara purposive. Intervensi terdiri atas penyuluhan gizi seimbang, demonstrasi penyusunan menu sehat, serta sesi latihan fisik terstruktur selama empat minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan gizi seimbang (52,3 ± 11,4 menjadi 78,6 ± 9,2; p=0,001), aktivitas fisik (48,7 ± 13,2 menjadi 74,1 ± 10,8; p=0,001), dan perilaku hidup sehat (55,0 ± 10,9 menjadi 79,5 ± 8,4; p=0,002). Program edukasi terpadu yang melibatkan bidang promosi kesehatan, gizi, dan ilmu keolahragaan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat masyarakat. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pencegahan PTM di masyarakat urban.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. https://www.kemkes.go.id/id/survei-kesehatan-indonesia-ski-2023

Hamalding, H., & Basri, M. (2022). Risiko perilaku sedentari terhadap obesitas pada remaja putri Kota Makassar. UNM Environmental Journals, 6(1).

DOI: https://doi.org/10.26858/uej.v6i1.43324

Almatsier, S. (2019). Prinsip dasar ilmu gizi. Gramedia Pustaka Utama.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Kurniawan, S. Y., Santika, & Hamzah. (2024). Integrasi penyuluhan gizi dalam program makan gizi gratis untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Desa Sekotong Barat. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(6). https://doi.org/10.55681/swarna.v4i6.1731

Contento, I. R. (2016). Nutrition education: Linking research, theory, and practice (3rd ed.). Jones & Bartlett Learning

World Health Organization. (2022). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. World Health Organization.

Hardcastle, S. J., Taylor, A. H., Bailey, M. P., & Castle, R. (2015). A randomized controlled trial on the effectiveness of a primary health care-based counselling intervention on physical activity, diet and CHD risk factors. Patient Education and Counseling, 98(1), 46–55. https://doi.org/10.1016/j.pec.2014.09.014

Downloads

Published

2026-06-04

How to Cite

Mursalim, N. A., Asri Awal, Masyitha Azis, Ady Isnan, & Ainul Hidayah. (2026). Edukasi Gizi Seimbang dan Latihan Fisik Untuk Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Masyarakat di Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar. MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 3(2), 86–90. https://doi.org/10.51574/mammiri.v3i2.5137

Issue

Section

Articles