Sosialisasi Gizi Seimbang dan Sinbiotik sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Puskesmas Madising Na Mario

Authors

  • Ega Delva Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Makassar
  • Diah Astini Paramita Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Makassar
  • Ni Ny Wedarthani Achintya Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Makassar
  • Tamina Melindah Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Makassar
  • Bhirau Wilaksono Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.51574/mammiri.v3i2.5117

Keywords:

Gizi seimbang, prebiotik, probiotik, sinbiotik, stunting

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius pada tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan stunting yang efektif adalah melalui peningkatan pengetahuan masyarakat tentang konsumsi makanan bergizi seimbang dan manfaat suplemen sinbiotik sejak masa kehamilan dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua dan kader kesehatan mengenai pola makan bergizi dan peran sinbiotik dalam pencegahan stunting di Puskesmas Madising Na Mario.

Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu: (1) persiapan dan koordinasi dengan pihak puskesmas, (2) sosialisasi interaktif mengenai gizi seimbang, makanan bergizi, dan suplemen sinbiotik, (3) evaluasi kualitatif berbasis observasi partisipatif, serta (4) analisis data deskriptif kualitatif. Peserta kegiatan berjumlah 28 orang yang terdiri atas 17 orang perempuan dan 11 orang laki-laki.

Secara kualitatif, seluruh peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan observasi partisipatif dan diskusi interaktif, terjadi peningkatan pemahaman yang bermakna mengenai konsep gizi seimbang, panduan MPASI, serta manfaat sinbiotik dalam mendukung tumbuh kembang anak. Peserta yang sebelumnya belum familiar dengan konsep sinbiotik mampu menjelaskan kembali manfaatnya setelah sosialisasi. Kader posyandu juga menyatakan kesiapan untuk meneruskan informasi gizi kepada masyarakat di wilayah kerjanya.

Kegiatan sosialisasi gizi dan suplemen sinbiotik terbukti efektif meningkatkan pengetahuan peserta dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan edukasi gizi berbasis puskesmas perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak sasaran, khususnya ibu hamil, menyusui dan kader posyandu, sebagai garda terdepan pencegahan stunting di masyarakat.

References

Beatty A, Borkum E, Leith W, Null C, Suriastini W. 2024. A cluster randomized controlled trial of a community-based initiative to reduce stunting in rural Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 20(1): e13593.

Beal T, Tumilowicz A, Sutrisna A, Izwardy D, Neufeld LM. 2018. A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4): e12617.

Bhutta ZA, Das JK, Rizvi A, Gaffey MF, Walker N, Horton S, et al. 2013. Evidence-based interventions for improvement of maternal and child nutrition: what can be done and at what cost? The Lancet, 382(9890): 452–477.

Black RE, Victora CG, Walker SP, Bhutta ZA, Christian P, de Onis M, et al. 2013. Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890): 427–451.

Gibson GR, Hutkins R, Sanders ME, Prescott SL, Reimer RA, Salminen SJ, et al. 2017. Expert consensus document: The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP) consensus statement on the definition and scope of prebiotics. Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology, 14(8): 491–502.

Hill C, Guarner F, Reid G, Gibson GR, Merenstein DJ, Pot B, et al. 2014. Expert consensus document: The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics consensus statement on the scope and appropriate use of the term probiotic. Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology, 11(8): 506–514.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2022. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Kemenkes RI.

Kolida S, Gibson GR. 2011. Synbiotics in health and disease. Annual Review of Food Science and Technology, 2: 373–393.

Margawati A, Astuti AM. 2018. Pengetahuan ibu, pola makan dan status gizi pada anak stunting usia 1–5 tahun di Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk, Semarang. Jurnal Gizi Indonesia, 6(2): 82–89.

Mardani RAD, Wu WR, Hajri Z, Thoyibah Z, Yolanda H, Huang HC. 2024. Effect of a nutritional education program on children's undernutrition in Indonesia: a randomized controlled trial. Journal of Pediatric Health Care, 38(4): 552–563.

Millward DJ. 2017. Nutrition, infection and stunting: the roles of deficiencies of individual nutrients and foods, and of inflammation, as determinants of reduced linear growth of children. Nutrition Research Reviews, 30(1): 50–72.

Nutbeam D. 2006. Health literacy as a public health goal: A challenge for contemporary health education and communication strategies into the 21st century. Health Promotion International, 36(1): 1–8.

Nuzhat S, Hasan SMT, Palit P, Islam MR, Mahfuz M, Islam MM, et al. 2023. Effects of probiotic and synbiotic supplementation on ponderal and linear growth in severely malnourished young infants in a randomized clinical trial. Scientific Reports, 13(1): 1845.

Paiandeh M, Maghalian M, Mohammad-Alizadeh-Charandabi S, Mirghafourvand M. 2024. The effect of probiotic, prebiotic, and synbiotic supplements on anthropometric measures and respiratory infections in malnourished children: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. BMC Pediatrics, 24(1): 702.

Picauly I, Toy SM. 2013. Analisis determinan dan pengaruh stunting terhadap prestasi belajar anak sekolah di Kupang dan Sumba Timur, NTT. Jurnal Gizi dan Pangan, 8(1): 55–62.

Sari EM, Juffrie M, Nurani N, Sitaresmi MN. 2022. Efektivitas edukasi gizi interaktif berbasis visual terhadap pengetahuan ibu dan status gizi balita. Jurnal Gizi dan Pangan, 17(2): 89–98.

Sjarif DR, Yuliarti K, Gultom LC, Hafifah CN, Sidiartha IGL, Hanindita MH, et al. 2025. Effectiveness of a tiered referral system and early nutritional intervention to prevent and recover stunting in under-five Indonesian children. Food Science & Nutrition. doi: 10.1002/fsn3.70945.

UNICEF. 2021. Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group joint child malnutrition estimates, key findings of the 2021 edition. New York: UNICEF.

Victora CG, Adair L, Fall C, Hallal PC, Martorell R, Richter L, et al. 2008. Maternal and child undernutrition: consequences for adult health and human capital. The Lancet, 371(9609): 340–357.

World Health Organization (WHO). 2023. Global nutrition targets 2025: Stunting policy brief. Geneva: WHO.

Yulianti, Fatimah, D. 2025. The Relationship Between the History of Providing Complementary Foods Under 6 Months and the Incidence of Stunting in Toddlers. Jurnal Kebidanan Kestra (JKK) 8(1): 42 – 47.

Downloads

Published

2026-06-04

How to Cite

Delva, E., Paramita, D. A., Achintya, N. N. W., Melindah, T., & Wilaksono, B. (2026). Sosialisasi Gizi Seimbang dan Sinbiotik sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Puskesmas Madising Na Mario. MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 3(2), 78–85. https://doi.org/10.51574/mammiri.v3i2.5117

Issue

Section

Articles