Efektivitas Pelatihan Konseling Teman Sebaya Sebagai Sahabat Siswa Di Sekolah SMKN 3 Kota Bengkulu
Keywords:
Pelatihan, konseling teman sebaya, siswa, sekolahAbstract
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pelatihan konseling teman sebaya sebagai sahabat siswa di sekolah SMK N 3 Kota Bengkulu. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan tahapan: Persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahapan persiapan yang dilakukan oleh tim ialah merancang program kegiatan pelatihan serta mendiskusikan bersama pemateri pelatihan agar pelatihan berjalan dengan efisien. Tahap berikutnya adalah penyebaran angket minat dan kebutuhan siswa akan pelatihan konseling teman sebaya, dapat dilihat dari hasil angket bahwa siswa SMK N 3 Kota Bengkulu mengalami permasalahan dalam berbagai bidang sehingga membutuhkan bantuan akan tetapi cenderung tidak ada ketertarikan untuk menemui konselor sekolah. Pada tahapan pelaksanaan kegiatan pelatihan Konseling teman sebaya ini dilakukan bersama pemateri yang meliputi materi pelatihan, praktek konseling, tanya jawab, dan kesimpulan. Berdasarkan tanggapan siswa serta angket yang sudah disebarkan diperoleh kesimpulan bahwa kegiatan pelatihan konseling teman sebaya sangat memberikan manfaat, pengalaman, dan wawasan baru bagi siswa diharapkan kegiatan pelatihan konseling teman sebaya dapat terus berjalan hingga membentuk kelompok konseling teman sebaya.
References
Erhanwild. (2015). Konseling Sebaya Alternatif Layanan Bimbingan dan Konseling Di Sekolah. Yogyakarta : Media Akademi.
Laursen, B. (2005). Dyadic and group perspectives on close relationships. international Journal of behavioral development, 29(2), 97-100.
Piaget, jean. (1950). The Psychology of Intelligence. London: Routledge & Kegan paul.
Salmiati, S., Hasbahuddin, H., & Bakhtiar, M. I. (2018). Pelatihan Konselor sebaya sebagai strategi pemecahan masalah siswa. Matappa, 1(1), 36-41.
Santrock. (2003). Psikologi Pendidikan, Jakarta : Erlangga.
Santrock. (2004). Psikologi Pendidikan, Jakarta : Erlangga.
Steinberg, L. D. (2014). Age of opportunity: Lessons from the new science of adolescence. Houghton Mifflin Harcourt.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Metode Penelitian dan Pengembangan). Bandung : Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.
