PENGARUH KONSUMSI JANTUNG PISANG TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAILE, KEC. UJUNG BULU, KAB. BULUKUMBA TAHUN 2026
DOI:
https://doi.org/10.51574/illea.v2i2.5753Keywords:
Produksi ASI, Jantung Pisang, Laktagogum, Prolaktin, OksitosinAbstract
Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap dan komponen imunologis yang mendukung pertumbuhan serta perlindungan terhadap penyakit. Salah satu kendala pemberian ASI adalah rendahnya produksi ASI pada ibu nifas, terutama pada hari-hari awal setelah persalinan. Jantung pisang mengandung senyawa laktagogum seperti alkaloid, polifenol, steroid, dan flavonoid yang berpotensi meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsumsi jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment pendekatan pre-test and post-test control group. Sampel berjumlah 100 ibu nifas hari ke-1 sampai ke-7 dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa konsumsi olahan jantung pisang 200 gram per hari selama 7 hari. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, gelas ukur ASI, dan kuesioner kelancaran ASI. Analisis menggunakan Paired Sample T-Test. Sebelum intervensi, 78 responden (78,0%) mengalami produksi ASI kurang lancar, sedangkan setelah intervensi 88 responden (88,0%) mengalami produksi ASI lancar. Rerata volume ASI meningkat dari 42,50 ml menjadi 115,20 ml. Uji statistik menunjukkan p-value = 0,000 (<0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan konsumsi jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.
References
Depkes RI, 2008, Materi Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat Bagi Tenaga Kesehatan, Direktorat Bina Penggunaan Obat Rasional, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Depkes RI, 2005; Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 23 tahun 2005 Tentang Kesehatan; Jakarta; Hal 1. Fisioterapi Indonesia; Jakarta; Hal.5.
Harismayanti, F. R. ( 2018). Pengaruh Konsumsi Jantung Pisang terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Nifas.
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Kemenkes RI
Kennet J & McKee DN. (2012). Oxytocin: An emerging regulator of prolactin secretion in the female rat. Journal of Neuroendrocrinology, 24(3), 403–412.
Mahmood, A., Omar, M.N & Ngah, N. (2012). Galactagogue effects of Musa x paradisiaca flower extract on lactating rats. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine, 882– 886.https://www.sciencedirect.com/science/a rticle/pii/S1995764512601643
Manalu, A. B., Purba, T. J., Siagian, N.A.,&Yanti, M.D., (2020). Pengaruh Konsumsi Jantung Pisang terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Menyusui di Desa Candirejo Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang . Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(3), 298–302. https://jurnal.htp.ac.id/
Patel, H. N. , D. H. B. & K. R. (2013). Plant as a booster for lactation. Natural Products an Indian Journal, 9(7), 289–304
R., P. (2012). Sejuta Manfaat Jantung Pisang.
Segura, S.A., Asotegui, J.A & Gomez, N.M.D (2016). The Importance of Maternal Nutrition During Breasfeeding : Do Breasfeeding Needs Nutritional Supplements? National Library of Medicine, 84(6), 347
Setiowati, W. (2017). Hubungan Pijat Oksitosin Dengan Kelancaran Asi Pada Ibu Post Partum Fisiologis Hari Ke 2-3. Jurnal Darul Azhar, 3(1)
Tjahtjani, E. (2014). Pengaruh Konsumsi Jantung Pisang Terhadap Kelancaran Asi Pada Ibu Nifas. Akademi Kebidanan Griya Husada
Vitrilina Hutabarat, S. A. (2020;3. Available fr). Pengaruh Konsumsi Jantung Pisang terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Nifas di Puskesmas Delitua. J Penelit Kebidanan Kespro [Internet]. .
WHO (2018). Global Strategy for Infant and Young Child Feeding. In WHO.
