KEBUTUHAN EDUKASI KREATIF DALAM MENGUBAH PERILAKU MEROKOK MAHASISWA: STUDI FENOMENOLOGI
DOI:
https://doi.org/10.51574/illea.v2i2.5210Keywords:
Perilaku Merokok, Mahasiswa, Edukasi Kreatif, Studi FenomenologiAbstract
Perilaku merokok pada kelompok dewasa muda di Indonesia terus meningkat secara agresif dan menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi secara mendalam kebutuhan edukasi kreatif dalam upaya mengubah perilaku merokok pada mahasiswa. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi ini melibatkan delapan orang mahasiswa perokok aktif di universitas sebagai partisipan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam secara semistruktur, dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi empat tema utama, yaitu kebutuhan media edukasi digital dan interaktif, dukungan lingkungan sosial kampus, mekanisme koping stres akademik, serta dukungan regulasi institusional kampus. Temuan ini merefleksikan bahwa kegagalan mahasiswa untuk berhenti merokok dipicu oleh kejenuhan terhadap media edukasi konvensional, tingginya tekanan konformitas teman sebaya, serta pemanfaatan rokok sebagai instrumen pelarian dari stres perkuliahan. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk mendorong modifikasi perilaku merokok yang efektif, mahasiswa membutuhkan solusi konkret berupa digitalisasi kampanye visual berbasis video pendek, pelibatan kelompok peer-ambassador, pelatihan manajemen stres aplikatif, serta penguatan regulasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dibarengi dengan penyediaan fasilitas pemulihan adiksi yang ramah dan suportif di lingkungan universitas.
References
Global Adult Tobacco Survey. (2021). Global adult tobacco survey: Indonesia report 2021. World Health Organization.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan nasional riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Al-Naggar, R. A., Al-Absi, M., & Al-Shami, A. K. (2011). Prevalence and associated factors of smoking among university students in Malaysia. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 12(11), 2893–2897.
Arria, A. M., Caldeira, K. M., Kasperski, S. J., O'Grady, K. E., Vincent, K. B., Griffiths, R. R., & Wish, E. D. (2011). Increased alcohol consumption, and smoking among college students: The role of academic stress and social influences. Journal of American College Health, 59(5), 341–348. https://doi.org/10.1080/07448481.2010.502194
Biener, L., Ji, M., Gilpin, E. A., & Albers, A. B. (2000). The impact of emotional intensity and perceived reliability of television anti-smoking advertisements on youth and adults. American Journal of Public Health, 90(9), 1413–1419. https://doi.org/10.2105/ajph.90.9.1413
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). Jossey-Bass. (Buku)
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill. (Buku)
Nichter, M., Nichter, M., Lloyd-Richardson, E. E., Flaherty, B., Carkoglu, A., & Taylor, N. (2007). Gendered dimensions of smoking among college students. Tobacco Control, 16(3), 175–183. https://doi.org/10.1136/tc.2006.016337
Noar, S. M., Palmgreen, P., Chabot, M., Dobransky, N., & Zimmerman, R. S. (2009). A 10-year systematic review of innovative mass media campaigns: Implications for the prevention of tobacco use among youth. Journal of Health Communication, 14(5), 432–460. https://doi.org/10.1080/10810730903032959
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Peltzer, K., & Pengpid, S. (2018). Tobacco use and associated factors among university students in 28 low, middle, and high-income countries. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(11), 2419. https://doi.org/10.3390/ijerph15112419
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health psychology: Biopsychosocial interactions (8th ed.). John Wiley & Sons.
Snyder, L. B., Hamilton, M. A., Mitchell, E. W., Kiwanuka-Tondo, J., Fleming-Milici, F., & Proctor, S. A. (2004). A meta-analysis of the effect of mediated health communication campaigns on behavior change in the United States. Journal of Health Communication, 9(S1), 71–96. https://doi.org/10.1080/10810730490271548
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wang, L., Gao, L., Chen, Y., Li, R., He, H., & Feng, X. (2023). Earthquake disaster preparedness training programme for hearing-impaired children: A randomized quasi-experimental trial. International Journal of Disaster Risk Reduction, 92, 103716. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2023.103716
Yodsuban, P., & Nuntaboot, K. (2021). Community-based flood disaster management for older adults in southern of Thailand: A qualitative study. International Journal of Nursing Sciences, 8(4), 409–417. https://doi.org/10.1016/j.ijnss.2021.08.004
